Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BPKP Sebut 750 Tenaga SPPG Disiapkan untuk Sukseskan Program MBG di Aceh

redaksi by redaksi
06/01/2025
in Nanggroe
0
BPKP Sebut 750 Tenaga SPPG Disiapkan untuk Sukseskan Program MBG di Aceh

Pj Gubernur Aceh Safrizal ZA bersama stakeholder lainnya saat meninjau pelaksanaan uji coba program MBG di Banda Aceh, Senin (6/1/2025) (ANTARA/HO/Humas Pemprov Aceh)

Banda Aceh – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh menyatakan bakal ada 750 orang tenaga yang disiapkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk bertugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aceh nantinya.

“Mulai Juni, khusus untuk Aceh saja kita didik sekitar 750 SPPG, kerjasama ini pengajar dari beberapa instansi,” Kepala Perwakilan BPKP Aceh, Supriyadi, di Banda Aceh usai meninjau uji coba program MBG, di Banda Aceh, Senin.

Dirinya mengatakan, tim dari Universitas Pertahanan sudah mendatangi BPKP Aceh dan meminta sejumlah narasumber untuk mendidik tenaga SPPG nantinya.

“Narasumber banyak diminta, dan kita berikan 17 narasumber untuk mendidik SPPG. Jadi, setelah Juni seluruh kabupaten/kota sudah berjalan,” ujarnya.

Dengan adanya pendidikan, tambah Supriyadi, maka kedepannya SPPG memiliki tanggung jawab mulai dari awal penyediaan bahan baku sampai pendistribusian ke sekolah.

Kedepan, pelaksanaan program MBG ini juga akan lebih komprehensif, terutama mengenai penyediaan bahan bakunya. Kalau sekarang diterima melalui penyedia seperti pasar, maka nantinya langsung dari petani.

“Jadi petaninya menanam padi, sayuran itu kualitas harus bagaimana ada distandarisasi. Jadi betul-betul dari hulu ke hilir akan jalan,” katanya.

Supriyadi menegaskan, jika semua itu berjalan, maka benar-benar bisa membantu menghidupkan tenaga kerja hingga UMKM juga ikut berjalan. Maka, sudah sepatutnya semua pihak harus mendukung program ini.

“Dukung program Presiden kita (makan bergizi gratis) yang saya kira sangat bagus sekali,” ujarnya.

Supriyadi menuturkan, berdasarkan hasil pemantauan kesiapan dapur yang menyediakan MBG tersebut di Aceh sudah sangat baik, bahkan sudah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan hingga tiga hari kedepan, baik bahan kering maupun basah.

“Alhamdulillah, tenaga kerja sekitar 40 orang lebih sudah siap (di dapur), peralatan dapur sudah lengkap, dan makanan sudah terdistribusi. Kita mendorong agar berjalan baik, karena ini salah satu program Presiden yang harus berjalan,” katanya.

Dirinya berharap, pihak dapur nantinya dapat meningkatkan persiapan, terutama terkait stok bahan bakunya harus bisa memenuhi kebutuhan untuk seminggu, dan setiap harinya juga harus ditambah. Sehingga prosesnya berjalan lancar.

Dalam kesempatan ini, ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan program ini harus mendapatkan pengawasan yang ketat agar semua pihak terkait melaksanakannya dengan government baik. Mulai dari tata kelolanya, manajemen risiko, dan pengendaliannya.

“Untuk itu, bahkan dari calon SPPG nya sendiri itu harus diberikan pemahaman dahulu sebelum melaksanakan, dan BPKP ikut dilibatkan dengan mengikutkan dari pusat. Supaya semua pihak dapat menjaga,” demikian Supriyadi.

Sumber: antara

Previous Post

Pantau Makan Bergizi Gratis, Almuniza: Alhamdulillah, Anak-anak Senang

Next Post

DPRA Tegaskan Pelantikan Gubernur Aceh Harus Mengacu pada UUPA

Next Post
DPRA Tegaskan Pelantikan Gubernur Aceh Harus Mengacu pada UUPA

DPRA Tegaskan Pelantikan Gubernur Aceh Harus Mengacu pada UUPA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

12/06/2026
‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

12/06/2026
Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh,  T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh, T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

12/06/2026
Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

12/06/2026
Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

BPKP Sebut 750 Tenaga SPPG Disiapkan untuk Sukseskan Program MBG di Aceh

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com