Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Pemkab Pidie Jaya Bebaskan Tiga ODGJ dari Pasung

redaksi by redaksi
09/02/2025
in Lintas Timur
0
Pemkab Pidie Jaya Bebaskan Tiga ODGJ dari Pasung

Pj Bupati Pidie Jaya, Aceh, Dr HT Ahmad Dadek mengalami salah satu warganya yang mengalami gangguan jiwa dan telah bebas dari pasung, Sabtu (8/2/2025). (ANTARA/HO)

MEUREUDU – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, membebaskan tiga warganya berstatus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari pasung di sejumlah desa di daerah ini.

“Aksi pembebasan ini kita lakukan sebagai upaya mendukung program Stop Pasung sebagai bagian dari upaya Aceh menuju eliminasi praktik pasung terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ),” kata Penjabat (Pj) Bupati Pidie Jaya, Aceh, Dr HT Ahmad Dadek dalam keterangan diterima di Aceh Barat, Sabtu.

Ada pun tiga warga yang dibebaskan dari pasung tersebut diantaranya Irfandi (24 tahun), asal Alue Keutapang, Pidie Jaya yang dipasung karena sering keluyuran.

Kemudian Basyiruddin (45 tahun) yang menderita Skizofrenia asal Cut Langgien, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Ketiga yaitu M Daud (32 tahun), asal Rieng Blang, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Pj Bupati HT Ahmad Dadek mengatakan proses pembebasan ketiga pasien ini tidaklah mudah, karena sebelumnya tidak mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga.

Namun, dirinya tidak patah arang dan terus bernegosiasi secara intensif dengan keluarga masing-masing, sehingga akhirnya ketiga warga Pidie Jaya semuanya berhasil dijemput untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.

Selain itu, dua ODGJ lainnya yang belum sempat dipasung namun sudah menunjukkan perilaku mengganggu, yaitu Ridwan (30 tahun) dan Bahaiqi, juga dijemput untuk mendapatkan perawatan di RSJ Aceh.

Dengan pencapaian ini, Pidie Jaya sementara waktu telah dinyatakan bebas pasung, menandai langkah penting menuju Aceh yang lebih humanis dan peduli terhadap kesehatan mental masyarakat, kata Teuku Ahmad Dadek.

Sebelumnya, berkat dukungan Kepala RSJ Aceh, Dr Hanif, dan koordinasi dari Pj Bupati Pidie Jaya, Ahmad Dadek, lima pasien lainnya telah berhasil dibebaskan dari pemasungan dan saat ini sedang dirawat di Banda Aceh.

Penjabat Gubernur Aceh Dr Safrizal juga telah resmi meluncurkan program Stop Pasung sebagai bagian dari upaya Aceh menuju eliminasi praktik pasung terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

“Pasung bukanlah solusi, namun justru menambah berat penyakit mereka. Kita harus berpartisipasi dalam menghentikan praktik ini demi kemanusiaan,” katanya.

Safrizal mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menunjukkan empati dan belas kasihan kepada penderita gangguan jiwa, yang sering kali mengalami keterasingan dan membutuhkan dukungan penuh dari lingkungan sekitarnya.

Ia juga meminta para Bupati dan Wali Kota di seluruh Aceh untuk segera mengirimkan data ODGJ yang masih dipasung kepada Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh.

RSJ Aceh akan mengirimkan tim medis untuk menjemput dan merawat para pasien tersebut agar mendapatkan penanganan yang layak.

Sumber: antara

Previous Post

Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Diminta Kembangkan Diri Hadapi Dunia Kerja

Next Post

Saudi soal Netanyahu Ejek Negara Palestina: Pindahkan Israel ke Alaska

Next Post
Saudi soal Netanyahu Ejek Negara Palestina: Pindahkan Israel ke Alaska

Saudi soal Netanyahu Ejek Negara Palestina: Pindahkan Israel ke Alaska

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi SPPD Tiga Tahun Penjara

JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi SPPD Tiga Tahun Penjara

22/04/2026
Tenaga Kesehatan di Aceh Mulai Diimunisasi Campak-Rubella

Tenaga Kesehatan di Aceh Mulai Diimunisasi Campak-Rubella

22/04/2026
Bupati Al- Farlaky Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

Bupati Al- Farlaky Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

22/04/2026
Tingkatkan Layanan untuk Warga Kota, Komisi IV DPRK Banda Aceh Dorong Revitalisasi dan Penataan Ulang IGD

Tingkatkan Layanan untuk Warga Kota, Komisi IV DPRK Banda Aceh Dorong Revitalisasi dan Penataan Ulang IGD

22/04/2026
Aher Dukung Dana Otsus Aceh dan Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola

Aher Dukung Dana Otsus Aceh dan Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola

22/04/2026

Terpopuler

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

19/04/2026

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

Pemkab Pidie Jaya Bebaskan Tiga ODGJ dari Pasung

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com