MAGELANG – Para kepala daerah wajib mengikuti retreat atau pembekalan disebabkan karena tidak semua kepala daerah paham prinsip pemerintahan yang bersih dan profesional. Padahal, hal itu sangat krusial karena pemerintah daerah akan ikut serta dalam pengelolaan APBD yang nilainya mencapai Rp 1.300 triliun.
Pelaksanaan retret ini bertujuan membangun soliditas serta kesiapan kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan daerah masing-masing. Dengan pembekalan ini, diharapkan para kepala daerah memahami visi kepemimpinan nasional, meningkatkan sinergi dengan pemerintah pusat, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif.
Sebagai informasi tambahan, retret ini juga menjadi ajang bagi para kepala daerah untuk membangun jaringan dan mempererat koordinasi antar wilayah. Dengan demikian, kebijakan-kebijakan yang diterapkan di daerah dapat lebih selaras dengan strategi pembangunan nasional.
Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto Bima Arya, APBN kita itu Rp 3.600 triliun, APBD dengan jumlah uang yang beredar sekitar Rp 1.300 triliun itu harus dikelola dengan baik, prinsip pemerintahan bersih dan profesional. Karena tidak semua kepala daerah paham.
Bima mengungkapkan, KPK, Kapolri, Jaksa Agung, BPK, hingga BPKP ikut memberikan pembekalan untuk memastikan para kepala daerah yang baru dilantik ini paham soal prinsip pemerintahan bersih dan profesional. Maka dari itu, ada KPK yang berbicara, Kapolri, Jaksa Agung, BPK, BPKP, supaya selamat Rp 3.600 triliun uang rakyat itu harus kembali ke rakyat.
Bima menyebutkan, 42 orang menteri Kabinet Indonesia Maju juga akan memberikan pembekalan mengenai Asta Cita atau visi misi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bukan hanya makan bergizi, tapi soal ketahanan pangan, persoalan irigasi, bagaimana soal pendidikan, kesehatan, kependudukan dan lain sebagainya.
Sejumlah program strategis akan dibahas dalam retreat tersebut dan dibedah otoritas antara pusat dengan daerah. Misalnya, soal pembagian tugas dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Setiap Menteri bicara soal otoritas masing-masing dan ada kejelasan. Selama ini pemda bingung MBG peran daerah di mana? Pada kesempatan ini bisa mendengar secara langsung.
Jadwal hari pertama, Jum’at (21/02/2023), para kepala daerah masuk Akademi Militer (Akmil), Magelang. Pelaksanaan retreat diawali pengarahan dan ramah tamah. Proses pembekalan nantinya juga akan dilaksanakan secara dua arah sehingga para kepala daerah bisa bertanya langsung kepada menteri atau pemateri lainnya. Dari 503 peserta seharusnya yang hadir, namun hanya 450 orang peserta.
Ada juga momennya dalam proses retreat dibuat kelas kecil. Kelas besar, 503 orang, kelas kecil kapasitas 50-100 orang, disitu bisa terjalin dialog interaksi.
Sesuai dengan pernyataan Presiden Prabowo beberapa waktu yang lalu, akan mengumpulkan kepala daerah terpilih dari hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 untuk retreat.
Sebanyak 503 kepala daerah terpilih, yang terdiri dari Gubernur, Bupati, dan Wali kota, dijadwalkan mengikuti retreat yang berlangsung dari 21 hingga 28 Februari 2025 di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.










