Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aceh Resmi Miliki Instalasi Rehabilitasi Terpadu untuk ODGJ

redaksi by redaksi
17/04/2025
in Nanggroe
0
Aceh Resmi Miliki Instalasi Rehabilitasi Terpadu untuk ODGJ

Plt Sekda Aceh, M Nasir meresmikan Instalasi Rehabilitasi Terpadu Kuta Malaka di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh, di Aceh Besar, Rabu (16/4/2025). (ANTARA/HO/Humas Pemprov Aceh)

Banda Aceh – Pemerintah Aceh meresmikan Instalasi Rehabilitasi Terpadu Kuta Malaka milik Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh sebagai upaya meningkatkan layanan kesehatan jiwa yang inklusif dan berkelanjutan di tanah rencong.

“Instalasi rehabilitasi terpadu ini merupakan jawaban atas tantangan besar dalam penanganan pascarawat bagi orang dengan gangguan jiwa,” kata Plt Sekda Aceh, M Nasir, saat peresmian di Aceh Besar, Rabu.

Dia mengatakan, Pemerintah Aceh memandang bahwa kesehatan jiwa merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan sektor kesehatan.

Masa pascarawat, kata dia, justru menjadi fase krusial, mengingat banyak tantangan yang dihadapi oleh ODGJ dan keluarganya, termasuk stigma dari masyarakat dan kurangnya pemberdayaan.

Menurut dia, apa yang dilakukan RSJ Aceh ini adalah ladang amal, di mana pemerintah membangun tempat untuk membina dan melatih para ODGJ.

“Terima kasih inovasi Rumah Sakit Jiwa Aceh. Saya harap Kepala SKPA lain bisa ikut membantu menjalankan program dari apa yang telah dibangun ini,” ujarnya.

Selain itu, apa yang telah dilakukan RSJ Aceh ini juga sebagai upaya memanusiakan manusia. Di mana menangani dan menyembuhkan mereka dengan harapan bisa diterima kembali di tengah-tengah masyarakat.

Ia menuturkan, instalasi rehabilitasi ini akan menjadi pusat pelayanan yang tidak hanya fokus pada terapi medis, melainkan juga pemulihan psikososial, pengembangan keterampilan, dan peningkatan kemandirian pasien.

“Kehadiran instalasi ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam menyediakan pelayanan kesehatan jiwa yang manusiawi dan berorientasi pada pemulihan menyeluruh,” kata M Nasir.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Jiwa Aceh, dr Hanif menjelaskan, di lahan seluas 26 hektare milik RSJ Aceh itu semula direncanakan sebagai pusat layanan rumah sakit, tetapi kini difokuskan sebagai pusat rehabilitasi terpadu sesuai RPJM Aceh 2025–2030.

“Awalnya ini dirancang sebagai rumah sakit umum untuk layanan kesehatan jiwa. Tapi sekarang diarahkan menjadi tempat rehabilitasi terpadu. Selain ODGJ yang sudah sembuh klinis, nanti korban napza juga akan direhabilitasi di sini,” katanya.

Dia menyebutkan, berdasarkan data Rumah Sakit Jiwa Aceh, saat ini terdapat sekitar 22 ribu kasus gangguan jiwa di Aceh, dengan lebih dari 50 persen tergolong berat. Hal ini menjadi dasar pentingnya pusat rehabilitasi seperti di Kuta Malaka.

“Standar minimal pelayanan 100 persen wajib dipenuhi. Kami sadar fasilitas di kabupaten/kota masih terbatas. Karena itu, kami sampaikan kepada Bupati dan Wali Kota se Aceh, kalau dibutuhkan, kami siap membantu,” demikian dr Hanif.

Sumber: antara

Previous Post

GP Ansor Banda Aceh Dukung Langkah Tegas Bunda Illiza Berantas Pelanggaran Syariat

Next Post

Kejari Bireuen Tahan Dua Tersangka TPPO ke Laos

Next Post
Kejari Bireuen Tahan Dua Tersangka TPPO ke Laos

Kejari Bireuen Tahan Dua Tersangka TPPO ke Laos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

Visiting Professor UTM di Departemen Matematika FKIP USK, Dorong Publikasi Internasional

03/07/2026
IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

IDeAS Desak Audit Forensik Tiga BUMD Aceh, Soroti Anjloknya Bank Aceh Syariah dan Tertutupnya Laporan PT PEMA

03/07/2026
Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz  Dunia

Keubitbit Guncang Kanada, Bawa Marwah Aceh ke Panggung Jazz Dunia

03/07/2026
Pelaku Usaha Emas di Abdya Kembali Salurkan Zakat melalui Baitul Mal

Pelaku Usaha Emas di Abdya Kembali Salurkan Zakat melalui Baitul Mal

03/07/2026
Pelatihan Peradilan Adat: Berhenti di Atas Kertas, Mulai di Lapangan

Pelatihan Peradilan Adat: Berhenti di Atas Kertas, Mulai di Lapangan

03/07/2026

Terpopuler

Aceh Resmi Miliki Instalasi Rehabilitasi Terpadu untuk ODGJ

Aceh Resmi Miliki Instalasi Rehabilitasi Terpadu untuk ODGJ

17/04/2025

Warga Minta Jalan Lintas Desa Abdya Segera di Hotmix, PUPR: Tahun ini Dikerjakan

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com