Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Unik, Petani di Banda Aceh Ini Gelar Syukuran ‘Cabai Gratis’ atas Dikembalikan Uang Wali Murid

redaksi by redaksi
27/06/2025
in Nanggroe
0
Unik, Petani di Banda Aceh Ini Gelar Syukuran ‘Cabai Gratis’ atas Dikembalikan Uang Wali Murid

BANDA ACEH – Khairul Halim, seorang petani cabe di Desa Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, membagi-bagikan ‘cabe gratis’ kepada warga yang membutuhkan.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk syukuran atas dikembalikannya uang wali murid oleh sejumlah madrasah dan sekolah negeri di Banda Aceh.

Halim, demikian ia biasa disapa, mendirikan stan kecil seperti foto booth di depan kebun miliknya, jalan bantalan Sungai Lamnyong atau depan sekolah Fatih Bilingual School, Desa Rukoh, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Kamis 26 Juni 2025.

“Sebagai Rasa Syukur atas Dikembalikannya Uang Wali Murid dari Sekolah dan Madrasah di Kota Banda Aceh. Cabai gratis, ttd Khairul Halim (Petani Cabai). Ambil secukupnya.”

Begitu tulisan juga tertera di foto booth tersebut. Kemudian ada tiga kantong besar berisi cabai di depan stan tersebut yang berisi cabai merah dan cabai rawit.

Aksi ini menarik perhatian sejumlah warga yang melintas di sana.

“Lumayan sangat membantu. Daripada beli di kios, sudah bisa berhemat,” ujar Nurmala, 34 tahun, seorang ibu-ibu di Stan Cabai Gratis, Kamis siang, 26 Juni 2025.

“Terimakasih petani cabe,” ujar warga lainnya di sana.

Cabai gratis tersebut langsung ludes dalam beberapa jam.

Baik Nurmala maupun warga yang kebagian cabai gratis, mengaku mengikuti pemberitaan kasus kutipan uang pembangunan di sekolah dan madrasah di Banda Aceh. Kasus ini berakhir dengan kebijakan pemgembalian uang wali murid atas nama komite di sejumlah sekolah negeri dan madrasah di Banda Aceh.

Kutipan tadi terbongkar berawal dari tulisan unek-unek Khairul Halim di salah media social. Ia gagal menyekolahkan anaknya di salah satu madrasah di Banda Aceh karena biaya ‘Komite Sekolah’ yang relative tinggi.

Tulisan Khairul Halim mendapat respon dari para netizen dan wartawan. Kasus ini kemudian mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk DPRK Banda Aceh dan Ombudsman RI di Aceh.

Sejumlah komite sekolah yang terlanjur mengutip uang dari wali murid akhirnya harus mengembalikan dana tadi.

 

 

 

‘

Previous Post

Warga Sumut Minta Pulangkan Napi Narkoba Asal Aceh, Menteri Agus: Bila Perlu ke Nusakambangan

Next Post

9 Jemaah Haji Aceh Masih Dirawat di Arab Saudi, PPIH Pastikan Proses Pemulangan Tanggung Jawab Pemerintah

Next Post
MUI Usul Masa Tinggal Jemaah Haji Cukup 20 Hari: Biaya Berkurang

9 Jemaah Haji Aceh Masih Dirawat di Arab Saudi, PPIH Pastikan Proses Pemulangan Tanggung Jawab Pemerintah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

Polda Aceh Terbitkan DPO Tersangka Pelecehan Seksual

12/06/2026
Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

Salurkan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp1 Miliar Lebih, Dr. Safaruddin Minta Ahli Waris Untuk Pendidikan Anak

12/06/2026
Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

Mualem dan SKK Migas Sepakati Revisi PoD Blok Andaman

12/06/2026
Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

Bupati Al-Farlaky Tinjau Jaringan Irigasi Rusak Pascabanjir

12/06/2026
Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

Parlemen Iran: Trump Punya 2 Pilihan, Harus Menyerah atau Menyerah

12/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com