Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature Sastra

Komunitas Saleum Penuhi Undangan ‘Rentak Bertandak Antra Bangsa’ di Malaka 2025

redaksi by redaksi
01/07/2025
in Sastra
0
Komunitas Saleum Penuhi Undangan ‘Rentak Bertandak Antra Bangsa’ di Malaka 2025

BANDA ACEH – Rentak Bertandak Antar bangsa 2025 adalah acara kebudayaan Malaysia yang akan diadakan di Melaka, dari 2 hingga 6 Juli. Acara ini bertujuan untuk menampilkan seni dan budaya Malaysia, serta menjadi ajang interaksi budaya dan promosi pariwisata.

Menurut Pimpinan Komunitas Saleum, Imam Juaini,M.A, Rentak Bertandak Antar Bangsa 2025 akan menampilkan berbagai acara seperti persembahan seni, demonstrasi silat dan wushu, serta pameran kuliner tradisional.

Kegiatan ini juga akan turut serta diisi oleh kesenian dari 14 negeri di Malaysia dan juga 12 negara lainnya seperti : Indonesia, Thailand, Singapura, Vietnam, India serta Sri Lanka. Selain pertunjukan seni, dalam kegiatan ini juga diadakan lomba-lomba seni budaya, khusunya kesenian dan kebudayan Malaysia. Dan di malam penutupan akan dilaksanaakan secara meriah dengan mendatangkan artis terkenal malaysia.

“Komunitas Saleum dalam kesempatan ini hadir sebagai tim pengisi persembahan seni yang beraggotakan sebanyak 13 orang penari dan pemusik, dengan materi tari yang akan ditampilkan berupa ; tari Peubedoh, Seudati, Saman, likok dan Ratoeh. Keikut sertaan kita dalam Kegiatan ini tidak lain sebagai pemanfatan suatu moment penting dalam mempromosikan seni budaya Aceh pada Khususunya. Dan juga sebagai bentuk apresiasi kami secara Internal kepada generasi muda Aceh yang masih cinta dan peduli terhadap kesenian tradisional nya,” ujar Imam.

Keikut sertaan komunitas saleum pada kesempatan ini tidak terlepas dari pada dukungan pihak penyelenggara kegiatan Malaka, dan juga dengan upaya mandiri dari komunitas saleum itu sendiri.

“Mempromosikan dan berbagi pegalaman untuk generasi muda Aceh adalah satu keharusan yang mesti kami lakukan, karena mengingat, mereka adalah pewaris kebuyaaan dan kesenian Aceh di masa hadapan yang senantisa terus hidup dan berkembang seiring tuntutan zaman,” ujar Imam Juani lagi.

Previous Post

Didampingi Ketua Bitul Mal, Zaman Akli Serahkan Bantuan Masa Panik dari Baitul Mal Kepada Korban Angin Badai

Next Post

FKIP USK Gelar Sosialisasi Kelas Kerjasama Pascasarjana di Bireuen dalam Upaya Dorong Tingkatkan Kompetensi Guru Secara Linear

Next Post
FKIP USK Gelar Sosialisasi Kelas Kerjasama Pascasarjana di Bireuen dalam Upaya Dorong Tingkatkan Kompetensi Guru Secara Linear

FKIP USK Gelar Sosialisasi Kelas Kerjasama Pascasarjana di Bireuen dalam Upaya Dorong Tingkatkan Kompetensi Guru Secara Linear

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026
HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

10/06/2026
208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

10/06/2026
Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

10/06/2026
Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com