Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Forum Ketua KDMP Banda Aceh dan BAS Sepakati Langkah Bersama Majukan Koperasi Desa

redaksi by redaksi
07/07/2025
in Ekonomi
0
Forum Ketua KDMP Banda Aceh dan BAS Sepakati Langkah Bersama Majukan Koperasi Desa

BANDA ACEH – Forum Ketua Koperasi Desa Merah Putih se-Banda Aceh melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pusat Bank Aceh Syariah dalam rangka silaturahmi sekaligus penjajakan dukungan pengembangan koperasi desa di Banda Aceh. Rombongan forum disambut hangat oleh Plt Direktur Utama Bank Aceh Syariah, M. Hendra Supardi, bersama jajaran manajemen.

Kunjungan ini dihadiri oleh enam perwakilan koperasi desa dari berbagai kecamatan di Banda Aceh, yakni Zulkarnain (Gampong Peunyerat – Banda Raya) juga selaku inisiator Forum Ketua Koperasi Desa Merah Putih Aceh, Mussanurvan (Lampoh Daya – Jaya Baru), Ilhamsyah (Lambung – Meuraxa), Candra (Neusu Jaya – Baiturrahman), Karim Gito (Lamglumpang – Ulee Kareng), serta Caella (Gampong Peuniti – Baiturrahman). Turut hadir tim pendamping dari kalangan pembina UMKM dan ahli desa, yaitu Dina Ediwani, Susanti Jakfar, dan Irhamuddin.

Acara dimulai dengan sambutan oleh Fakhrurrazi selaku tuan rumah, dilanjutkan dengan sambutan dari Plt Direktur Utama Bank Aceh Syariah, M. Hendra Supardi serta paparan dari perwakilan Forum.

Dalam sesi diskusi, Zulkarnain bin M. Ali sebagai inisiator Forum Ketua Koperasi menyampaikan harapan agar Bank Aceh tidak hanya menjadi mitra perbankan, namun juga mitra strategis dalam mendukung penguatan koperasi dari sisi pelatihan, pendampingan kelembagaan, hingga akses pembiayaan.

Senada dengan itu, Mussanurvan dari Koperasi Lampoh Daya berharap Bank Aceh dapat mengambil peran aktif sebagai anchor institution dalam pelaksanaan pembinaan koperasi desa. Sementara itu, Karim Gito yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas Syariah menekankan pentingnya pembinaan koperasi dari dua sisi utama, yakni kelembagaan dan kompetensi pengurus.

Susanti Jakfar dari Inkubator Bisnis Universitas Serambi Mekkah turut menyoroti perlunya pemahaman yang benar tentang sistem koperasi agar tidak terulang kembali kesalahan masa lalu pasca tsunami, di mana banyak koperasi bubar akibat anggapan keliru bahwa dana koperasi adalah hibah yang tidak perlu dikembalikan.

Menambahkan perspektif teknis, Irhamuddin, Tenaga Ahli DPMG menekankan pentingnya tiga aspek utama dalam pengembangan koperasi, yaitu kelembagaan yang kuat, kompetensi pengurus yang mumpuni, serta adanya rencana usaha koperasi yang tertulis dan realistis.

Merespons hal tersebut, Syahrul Ramadhan, staf bagian Bisnis dan Digital Bank Aceh Syariah, menyambut baik inisiatif forum. Ia mengusulkan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan roadmap pendampingan koperasi, mulai dari pelatihan pencatatan keuangan hingga pemanfaatan produk layanan Bank Aceh seperti “Lakupandai” sebagai bagian dari digitalisasi koperasi.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan awal untuk menggelar FGD lanjutan dengan Bank Aceh sebagai tuan rumah. FGD tersebut rencananya akan melibatkan Walikota Banda Aceh, Dinas Koperasi dan UKM, DPMG, Dekopin, serta berbagai stakeholder lainnya demi memperkuat peran koperasi desa sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan di Aceh.

Forum Ketua Koperasi berharap kerja sama ini dapat menjadi titik awal penguatan koperasi desa di Banda Aceh agar lebih adaptif, produktif, dan mandiri ke depan.

Previous Post

Ikuti Retreat di Pacitan, HT Ibrahim: Demokrat Tingkatkan Sinergitas Untuk Pembangunan Nasional

Next Post

Sejumlah Warga Demo Tuntut Blang Padang Dikembalikan Sebagai Tanah Wakaf

Next Post
Sejumlah Warga Demo Tuntut Blang Padang Dikembalikan Sebagai Tanah Wakaf

Sejumlah Warga Demo Tuntut Blang Padang Dikembalikan Sebagai Tanah Wakaf

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Yan Kande Dorong Pemerintah Aceh Terbitkan Dua Pergub Pemajuan Kebudayaan

Yan Kande Dorong Pemerintah Aceh Terbitkan Dua Pergub Pemajuan Kebudayaan

19/05/2026
Perairan Aceh dan NTT Jadi Daerah Paling Rawan Gelombang Tinggi

Perairan Aceh dan NTT Jadi Daerah Paling Rawan Gelombang Tinggi

19/05/2026
Al- Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

Al- Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

19/05/2026
Darwati Apresiasi Langkah Mualem Cabut Pergub JKA: Rakyat Kini Bisa Berobat Tenang

Darwati Apresiasi Langkah Mualem Cabut Pergub JKA: Rakyat Kini Bisa Berobat Tenang

19/05/2026
PDPM Abdya Minta Dinas Pendidikan Segera Evaluasi Komite Sekolah, Kadis Gusvizarni Enggan Menangapi

PDPM Abdya Minta Dinas Pendidikan Segera Evaluasi Komite Sekolah, Kadis Gusvizarni Enggan Menangapi

19/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Mualem: Pergub JKA Dicabut, Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

18/05/2026

Pergub JKA Dicabut, Dr. Safaruddin Tabek Mualem

Empat Mahasiswa Abdya Penerima Beasiswa MPR RI Resmi Dilepas ke China

Bupati Pidie Jaya Hadiri Launching Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Jangka Buya

Pencabutan Pergub JKA: Antara Pernyataan Politik dan Keabsahan Normatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com