Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ketua LPPOM MPU Aceh: Hewan yang disembelih Tidak Sesuai Syariat, Haram Dimakan

redaksi by redaksi
24/07/2025
in Nanggroe
0
Ketua LPPOM MPU Aceh: Hewan yang disembelih Tidak Sesuai Syariat, Haram Dimakan

Banda Aceh – Setiap hewan yang mati tidak dikarenakan proses penyembelihan secara syar’i, maka hewan tersebut merupakan bangkai dan haram dikonsumsi.

Hal itu diutarakan Ketua LPPOM MPU Aceh, Deni Candra, ST., MT saat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pokja III TP PKK Aceh Tahun 2025 di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Rabu (23/7/2025).

Saat menyampaikan materi terkait “Sistem Jaminan Produk Halal LPPOM MPU Aceh sebagai salah satu upaya penerapan Syari’at Islam di Aceh” Deni Candra juga menjelaskan sejumlah Rumah Potong Hewan (RPH) di Aceh yang telah mendapatkan sertifikat halal LPPOM.

“Makanya MPU Aceh beberapa waktu lalu membuat program RPH Halal. Salah satunya RPH Aceh Tengah dan RPH Kota Banda itu sudah halal juga. RPH Lambaro insyaallah salam waktu dekat ini juga akan mendapatkan sertifikat halal,” terangnya.

Dihadapan peserta rakor yang mayoritas kaum hawa itu, dirinya mengingatkan agar hati-hati jika membeli ayam, pastikan agar ayam tersebut mati benar-benar dengan penyembelihan secara syar’i.

“Coba lihat ibu-ibu, belum sempat mati ayamnya dimasukkan ke air panas, itu statusnya tidak jelas apakah dia mati disembelih atau mati karena direndam air panas. Kalau penyebab kematiannya bukan karena disembelih maka jatuhnya bangkai yaitu haram,” tegasnya mengingatkan.

Menurut Ketua Pokja III TP PKK Aceh, Putroe Fajriah, ST pada rakor kali ini sengaja dihadirkan narasumber dari pihak LPPOM MPU Aceh agar semua lebih memahami status kehalalan produk di pasaran.

“Supaya masyarakat dapat membedakan dan tahu mana yang bisa kita konsumsi, mana yang halal dan mana yang haram. sebelumnya kita tidak pernah melibatkan MPU tapi hari ini kita melibatkan MPU untuk hal yang halal dan aman dikonsumsi bagi masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya kegiatan rakor itu dibuka langsung oleh Ketua Staf Ahli Tim Penggerak PKK Aceh, Hj. Mukarramah, S.ST.

 

Previous Post

Lahan Bawang Merah di Pidie Diserang Hama Ulat

Next Post

Ohku, Ada Siswi SMA di Aceh Selatan Dijadikan Pekerja Seks Komersil

Next Post
Hotel ‘TKP PSK Pingsan’ di Banda Aceh Diberi Sanksi Tegas

Ohku, Ada Siswi SMA di Aceh Selatan Dijadikan Pekerja Seks Komersil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

09/06/2026
Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

09/06/2026
HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

HMP PMI STAIN Meulaboh Hijaukan Lingkungan Kampus

09/06/2026
Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

Cecar Kementerian ESDM Soal Gas Blok Andaman di Rapat Komite, Azhari Cage: Aceh Jangan Lagi Jadi Penonton

09/06/2026
Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

Tingkatkan Mutu Literasi, Pesantren Al Zahrah Teken MoU dengan DPKA

09/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com