Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Kebijakan Pemerintah Soal Corona, Tarmizi: Lagee Ureung Pakai Jilbab Leumah Punggoeng

Admin1 by Admin1
01/04/2020
in Lintas Barat Selatan
0
Kebijakan Pemerintah Soal Corona, Tarmizi: Lagee Ureung Pakai Jilbab Leumah Punggoeng

Tarmizi. Foto detik

BANDA ACEH – Anggota Komisi V DPR Aceh, Tarmizi, menilai kebijakan pemerintah dalam penanganan Corona di Aceh salah kaprah.

Dimana, kata Tarmizi, masyarakat Aceh dirumahkan paksa dengan istilah lockdown local serta pemberlakuan jam malam. Namun di sisi lainnya, bandara masih dibiarkan terbuka dan orang bebas masuk ke Aceh seperti dalam keadaan normal.

Kasus terbaru, pada Selasa 31 Maret 2020, 7 TKA dari China mendarat di Bandara SIM dan kemudian berangkat ke Nagan Raya tapi mendapat penolakan dari masyarakat sehingga harus kembali ke Banda Aceh untuk terbang kembali ke Jakarta.

Tarmizi mengibaratkan kebijakan tersebut seperti, ‘ureung pakai jilbab tapi punggoeng deuh.”

“Lagee ureung pakai jilbab tapi leumah punggoeng u luwa,” kata Tarmizi.

Kebijakan ini, kata Tarmizi, membuat warga yang berdiam diri di rumah kelaparan demi menjaga diri dan keluarga. Tapi di sisi lain, bandara masih dibuka dan warga asing masih bebas masuk ke Aceh.

“Di gampong-gampong na yang ka deuk atau lapar. Coba neu cek,” ujar anggota DPR Aceh dari Partai Aceh ini.

 

Tags: acehdpr acehtarmizi
Previous Post

Bandara Dibuka, TKA China Masih Keluar Masuk Aceh

Next Post

Pendatang dari Bandara SIM Diminta Jalani Karantina 14 Hari

Next Post
Pendatang dari Bandara SIM Diminta Jalani Karantina 14 Hari

Pendatang dari Bandara SIM Diminta Jalani Karantina 14 Hari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

04/08/2026
PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

PKB Pidie Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Dayah Istiqamatuddin

04/08/2026
Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

Kebakaran Hanguskan Kompleks Dayah di Bandar Dua

04/08/2026
Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

Ancaman Narkotika, BNN Aceh Teken MoU dengan Pemerintah Abdya Bentuk BNNK

04/08/2026
Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

04/08/2026

Terpopuler

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026

Kebijakan Pemerintah Soal Corona, Tarmizi: Lagee Ureung Pakai Jilbab Leumah Punggoeng

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com