Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Kemenag Aceh Adakan Dialog KUB dan Penguatan Majelis Dai Kebangsaan

redaksi by redaksi
30/09/2025
in Lintas Timur
0
Kemenag Aceh Adakan Dialog KUB dan Penguatan Majelis Dai Kebangsaan

BANDA ACEH – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh melaksanakan Dialog Kerukunan Umat Beragama (KUB), Moderasi Beragama, dan Penguatan Majelis Dai Kebangsaan. Acara bertema “Merawat Kerukunan Umat, Menguatkan Toleransi di Tengah Keberagaman” berlangsung di Hotel Sweet Seventeen, Banda Aceh, 28-30 September 2025.

Ketua panitia, H Zulfikar MAg mengatakan kegiatan ini diikuti pimpinan organisasi masyarakat (Ormas) Islam, tokoh agama, para Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam kabupaten/kota di Aceh.

Zulfikar menyebutkan dialog tersebut sebagai wadah silaturahmi antartokoh agama dan masyarakat. Tujuannya membangun hubungan baik antartokoh untuk menyelesaikan masalah umat, khususnya di Aceh.

Kegiatan ini, sebutnya, merupakan inisiatif strategis untuk meningkatkan peran dai dalam pembangunan bangsa yang harmonis dan inklusif. Juga meningkatkan literasi tokoh agama demi menjaga kerukunan dan moderasi beragama, sehingga prinsip dan hakikat moderasi beragama dapat teraktualisasi dalam masyarakat.

“Wakil Menteri Agama kemarin sudah menekankan pentingnya moderasi beragama yang harus disampaikan ke publik,” ujar Zulfikar yang juga Kepala Bidang Penerangan Agama Islam Zakat Wakaf (Kabid Penaiszawa) Kanwil Kemenag Aceh.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, H Azhari MSi berharap kegiatan ini dapat meningkatan kualitas semua peserta.

“Saya yakin semua yang hadir sangat paham bagaimana hidup rukun. Ini yang penting ditekankan dalam internal umat Islam,” jelas Kakanwil.

Menurutnya, dalam internal umat Islam masih ada terjadi kecoplosan dengan bahasa yang tajam ketika ceramah. Khawatirnya kalimat ini memancing disharmonisasi atau tersinggung sesama kita.

“Jadi melalui dialog ini, bisa didiskusikan hal-hal penting. Terkait Islam, kalau bisa tidak saling menuding dalam perkara cabang. Karena jika saling menuding masalah cabang, nanti bisa jadi bias dan merembes ke akidah. Kita mesti hargai semua pemahaman yang ada di masyarakat dan hargai kondisi daerah,” harap Azhari.

Para dai, katanya, biasakan bertanya terlebih dahulu keadaan kampong yang dikunjungi, supaya tetap memeraktikkan seperti amalan masyarakat setempat. Apalagi saat jadi khatib atau imam.

“Jadi kita harus pahami kearifan lokal. Walaupun sudah jadi khatib senior. Supaya isi khutbah kita tidak memancing kerusuhan bagi masyarakat setempat,” pesan Kakanwil.

Mari ajak umat bersatu beribadah dalam hal yang pasti (qath’i) dan kalau persoalan cabang (furu’) tentu harus saling menghargai.

“Semoga lewat diskusi ini, ada celah yang bisa disdiskusi dan ada hal yang mestinya dihargai,” ungkap Azhari.

Terkait majelis dai kebangsaan, ujar Azhari, tentu kehadiran dai sangat ditunggu masyarakat untuk memberikan pencerahan. Karena guru, penyuluh agama, dan dai adalah umat terbaik sebagaimana pesan Allah dalam Al-Quran, bahwa mereka selalu menyeru pada kebaikan dan mencegah yang mungkar.

Previous Post

Bupati Al-Farlaky Ingatkan ASN Tingkatkan Kinerja dan Kompetensi

Next Post

Wagub Aceh Audiensi dengan Kedutaan Kerajaan Denmark di Jakarta

Next Post
Wagub Aceh Audiensi dengan Kedutaan Kerajaan Denmark di Jakarta

Wagub Aceh Audiensi dengan Kedutaan Kerajaan Denmark di Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

UIN Ar-Raniry Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030

UIN Ar-Raniry Tetapkan 4 Bakal Calon Rektor Periode 2026–2030

17/04/2026
Omen, Dua dari Tiga Bayi di Aceh Belum Diimunisasi

Omen, Dua dari Tiga Bayi di Aceh Belum Diimunisasi

17/04/2026
Ketua FJA Minta Legislatif Sisihkan Pokir Bangun Rumah untuk Dhuafa di Abdya

Ketua FJA Minta Legislatif Sisihkan Pokir Bangun Rumah untuk Dhuafa di Abdya

17/04/2026
Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Aceh Tenggara

Angin Puting Beliung Landa Tiga Desa di Aceh Tenggara

17/04/2026
Satu Unit Rumah di Ulee Kareng Terbakar

Satu Unit Rumah di Ulee Kareng Terbakar

17/04/2026

Terpopuler

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

Kemenag Aceh Adakan Dialog KUB dan Penguatan Majelis Dai Kebangsaan

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com