Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

15 Orang Tewas Akibat Longsor dan Banjir Bandang di Aceh Tengah

redaksi by redaksi
28/11/2025
in Lintas Tengah
0
15 Orang Tewas Akibat Longsor dan Banjir Bandang di Aceh Tengah

Banjir dan longsor melanda Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Dokumentasi/ Istimewa

TAKENGON – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, telah menewaskan 15 orang dan memaksa 3.213 keluarga untuk mengungsi. Bencana hidrometeorologi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan daerah tersebut terisolasi dan lumpuh total.

Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, mengatakan intensitas hujan tinggi tidak hanya memicu banjir bandang dan longsor, tetapi juga merusak infrastruktur vital, sehingga mengisolasi wilayah Aceh Tengah dari akses keluar masuk.

“Tercatat sebanyak 15 jiwa meninggal dunia akibat bencana ini, dan sebanyak 3.213 keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Haili, Kamis, 27 November 2025.

Akibat kerusakan infrastruktur, semua akses transportasi darat menuju daerah tetangga seperti Bireuen, Aceh Utara, dan Nagan Raya terputus. Kondisi ini disebabkan oleh longsor yang menutup jalan serta jembatan yang rusak atau hanyut.

“Akibatnya, pasokan kebutuhan makanan pokok dan logistik lainnya tidak dapat masuk ke Takengon, menimbulkan kekhawatiran akan ketersediaan pangan,” ujar Haili.

Haili menerangkan, layanan dasar masyarakat juga ikut terdampak, dengan laporan pemadaman listrik total dan terputusnya jaringan komunikasi internet di seluruh wilayah, menambah kesulitan dalam upaya koordinasi dan penyaluran informasi.

Merespons bencana ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah telah menetapkan status Darurat Bencana sesuai dengan instruksi Gubernur Aceh. Salah satu kebijakan langsung yang dikeluarkan adalah meliburkan seluruh aktivitas belajar mengajar di sekolah untuk menjaga keselamatan siswa dan guru serta memfokuskan upaya evakuasi.

“Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan para siswa dan guru, serta memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk fokus penuh pada upaya evakuasi dan penanganan darurat,” jelas Haili.

Sumber: metrotvnews.com

Previous Post

Hujan Deras Picu Banjir di Aceh Besar, BPBD Gerak Cepat Lakukan Evakuasi dan Penanganan

Next Post

12 Orang Terluka Akibat Gempa M 6,5 di Simeulue

Next Post
Kamis Siang, Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Sinabang

12 Orang Terluka Akibat Gempa M 6,5 di Simeulue

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026
Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Aceh Timur

10/06/2026
Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com