Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Selenggarakan Kuliah Umum Bersama KBA

redaksi by redaksi
15/02/2026
in Kampus
0
STAI Tgk. Chik Pante Kulu Selenggarakan Kuliah Umum Bersama KBA

Banda Aceh – Di tengah pesatnya integrasi teknologi dalam budaya dan norma, STAI Tgk. Chik Pante Kulu sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bersama pakar antropologi yang juga merupakan dekan fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Arraniry Prof. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, M.Sh, Ph.D yang kerap disapa KBA.

Kuliah umum yang bertajuk “Manusia di Era Digital: Antara Identitas, Budaya, dan Teknologi”. diselenggarakan di Mushalla kampus pada Sabtu 14 Februari 2026.

Turut hadir dalam acara tersebut pembina yayasan, dosen dan civitas akademika, serta ratusan mahasiswa dan mahasiswi STAI Tgk. Chik Pante Kulu.

Ketua STAI Tgk. Chik Pante Kulu, Dr. Sarina Aini, Lc., M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, menyatakan pentingnya peran institusi pendidikan tinggi sebagai benteng nalar kritis di tengah arus shifting transformasi digital.

KBA dalam kuliahnya menyoroti fenomena “Pseudo-Knowledge” atau pengetahuan semu yang kini membanjiri ruang siber.

“Di era di mana algoritma seringkali lebih mengenal kita daripada diri kita sendiri, tantangan terbesar adalah menjaga autentisitas. Informasi saat ini lebih banyak berbentuk emosional daripada rasional; kita sering percaya karena viral, bukan karena benar. Tingkat kepercayaan masyarakat kini sering dipengaruhi oleh berapa banyak follower orang yang mengutarakan,”

KBA juga menjelaskan adanya pergeseran besar dari cara Masyarakat memperoleh dan menyerap pengetahuan dan informasi di zaman sekarang, dari yang dulunya bersifat Non-Automatic Knowledge yang membutuhkan perenungan mendalam, menuju Automatic Knowledge yang bersifat instan”.

“Bit asoe tok,” kata Nilawati, MA selaku moderator. Diakhir sesi, antusias mahasiswa diluapkan dalam diskusi interaktif yang membedah fenomena digital well-being dan masa depan manusia.

Ketua Pelaksana, Dr. Miswar, M.Ag., memaparkan bahwa tujuan utama acara ini untuk memicu daya kritis mahasiswa agar tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga penggerak yang tetap memegang teguh etika.

“Kami ingin mahasiswa sadar bahwa di balik kemudahan teknologi zaman sekarang, ada tanggung jawab besar untuk menjaga sisi kemanusiaan. Identitas digital kita haruslah menjadi cerminan nilai budaya yang positif, bukan sekadar mengikuti tren tanpa arah,” ungkapnya.

Sebagai bentuk implementasi dan efeisiensi teknologi, seluruh peserta mendapatkan e-sertifikat yang terkirim secara otomatis melalui sistem manajemen acara yang dikembangkan oleh panitia, ini membuktikan bahwa teknologi tetap bisa berada dalam kendali manusia untuk tujuan yang bermanfaat.

Acara ini diakhiri dengan penandatanganan MoA antara STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Fakultas Syari’ah UIN Arraniry.

Previous Post

Tragedi Arakundo, Wali Nanggroe: Antara Ingatan dan Tanggung Jawab Sejarah

Next Post

Tempat Hiburan Malam di Karawang Dilarang Beroperasi selama Ramadan

Next Post
Tempat Hiburan Malam di Karawang Dilarang Beroperasi selama Ramadan

Tempat Hiburan Malam di Karawang Dilarang Beroperasi selama Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026
Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

Ahmad Heryawan Dorong Penyelesaian Konflik Agraria Secara Adil Bagi Petani Aceh Timur

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com