Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Khutbah di Baiturrahman, Kakanwil Kemenag Aceh: Jadikan Al-Quran sebagai Petunjuk dan Pedoman Hidup

redaksi by redaksi
06/03/2026
in Nanggroe
0
Khutbah di Baiturrahman, Kakanwil Kemenag Aceh: Jadikan Al-Quran sebagai Petunjuk dan Pedoman Hidup

BANDA ACEH- Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh Drs H Azhari MSi menyampaikan khutbah jelang peringatan Nuzulul Quran, di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, 6 Maret 2026.

Di depan jamaah Jumat 16 Ramadan, Kakanwil menyampaikan bahwa Nabi Muhammad saw mendapatkan mukjizat terbesar. Tidak ada Nabi lain yang mendapatkannya. Mukjizat tersebut adalah Al-Quranul Karim. Kitab ini diturunkan oleh Allah swt kepada Nabi Muhammad saw melalui perantara Malaikat Jibril as selama kurang lebih 23 tahun secara berangsur-angsur. Al-Quran mulai turun pada bulan Ramadhan, di saat Nabi Muhammad saw berkhalwat di Gua Hira’.

Turunnya Al-Quran ini ditujukan sebagai petunjuk bagi manusia sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah ayat 185 yang maknanya: “Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Quran, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).”

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, kutipnya, disebutkan bahwa Al-Quran sebagai petunjuk sebagaimana dimaksud dalam ayat di atas ditujukan bagi para hamba yang beriman, mempercayai atau meyakini kebenaran Al-Quran, dan mengikutinya. Al-Quran juga menjadi bayyinat (penjelasan), dan Al-Quran juga merupakan dalil atau hujjah yang jelas bagi mereka yang memahaminya sehingga mengetahui mana yang menjadi petunjuk kepada kebaikan, kebatilan, hingga persoalan halal dan haram.

Lanjut Kakanwil, “Al-Qur’an sebagai huda linnas (petunjuk hidup), membimbing manusia dari kegelapan menuju cahaya. Di dalamnya terdapat pedoman akidah, ibadah, akhlak, muamalah, hingga aturan sosial. Di tengah kehidupan modern yang penuh tantangan, Al-Quran tetap relevan. Ia bukan sekadar kitab bacaan, tetapi kitab pedoman. Siapa yang berpegang teguh kepadanya, tidak akan tersesat.”

Sebagaimana firman Allah yang maknanya, “Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa bagi mereka ada pahala yang sangat besar” (QS. Al-Isra’: 9).

Lebih lanjut disampaikannya akan Konsep Al-Quran sebagai ”huda” (petunjuk) minimal dapat dijelaskan dalam 5 (lima) aspek kehidupan kita umat muslimin:

Pertama, petunjuk dalam akidah. Al-Quran merupakan petunjuk dalam tauhid dan keimanan. Al-Quran membimbing manusia untuk mengenal Allah, memahami tujuan hidup, dan menyadari adanya hari akhir. Ketika seseorang mengalami musibah, ia tidak putus asa karena Al-Quran mengajarkan bahwa semuanya adalah takdir Allah dan ada hikmah dibaliknya.

Begitu juga saat mendapatkan keberhasilan, ia tidak sombong karena Al-Quran mengajarkan bahwa semuanya berasal dari Allah dan Allahlah yang mengarahkan kita kedalam keberhasilan. Tanpa petunjuk Al-Quran, manusia mudah terombang-ambing antara kesombongan dan keputusasaan. Sombong ketika sedang berada di atas dan putus asa ketika sedang berada di bawah.

Kedua, petunjuk dalam ibadah. Al-Quran juga menjadi Petunjuk dalam Ibadah, karena di dalamnya terdapat perintah, tata cara, serta tujuan dari setiap bentuk penghambaan kepada Allah. Allah menurunkan Al-Quran sebagai petunjuk (huda) agar manusia tidak beribadah berdasarkan hawa nafsu atau tradisi semata, tetapi berdasarkan wahyu yang benar.

Melalui ayat-ayatnya, Al-Quran menjelaskan kewajiban seperti shalat, puasa, zakat, dan haji, sekaligus menanamkan nilai keikhlasan, ketakwaan, dan ketaatan dalam melaksanakannya.

Dengan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman, ibadah seorang Muslim menjadi lebih terarah, benar secara syariat, dan bernilai di sisi Allah. Al-Quran mengajarkan tata cara beribadah sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.

Ketiga, petunjuk dalam akhlak. Al-Quran juga menjadi petunjuk dalam Akhlak, Al-Quran merupakan pedoman utama bagi umat Islam dalam membentuk dan membina akhlak yang mulia. Sebagai kitab suci yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad, Al-Quran tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah (hablumminallah), tetapi juga hubungan sesama manusia (hablumminannas). Di dalamnya terdapat perintah untuk berbuat baik, berlaku jujur, bersabar, rendah hati, serta larangan untuk berbuat zalim, sombong, dan menyakiti orang lain.

Contoh nyata Al-Quran sebagai petunjuk akhlak dapat dilihat dalam perintah untuk berkata jujur dan menjaga amanah. Seseorang yang berpegang pada ajaran Al-Qur’an akan menghindari kebohongan, kecurangan, dan penipuan, baik di sekolah, tempat kerja, maupun di lingkungan masyarakat. Seorang pedagang contohnya tidak akan mengurangi timbangan walaupun pembeli tidak mengetahui, seorang pegawai tidak akan mengambil yang bukan haknya walaupun kesempatan untuk berbuat kebathilan terbuka lebar dan seorang hamba pasti akan beribadah puasa dengan sempurna walau apabila dia makan minum secara sembunyi tidak akan ada satu orang pun mengatahuinya.

Dengan demikian, Al-Quran benar-benar menjadi cahaya dan petunjuk dalam membentuk akhlak yang mulia dalam kehidupan manusia.

Keempat, petunjuk dalam keluarga. Al-Quran adalah pedoman hidup yang tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga mengatur kehidupan dalam keluarga. Melalui ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad, Al-Quran memberikan tuntunan tentang peran suami, istri, dan anak agar tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Di dalamnya terdapat perintah untuk saling mencintai, menghormati, dan menjaga tanggung jawab masing-masing.

Misalnya, seorang suami diperintahkan untuk memperlakukan istri dengan baik dan penuh kelembutan, sementara istri dianjurkan untuk taat dalam kebaikan serta menjaga kehormatan keluarga. Selain itu, Al-Quran juga menjadi petunjuk dalam mendidik anak. Orang tua diperintahkan untuk menanamkan tauhid, akhlak mulia, dan kebiasaan ibadah sejak dini.

Kelima, petunjuk dalam muamalah. Al-Quran merupakan pedoman hidup yang tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah (ibadah), tetapi juga mengatur hubungan antar manusia dalam aspek sosial dan ekonomi yang dikenal dengan muamalah.

Dalam Al-Qur’an, Allah Swt. memberikan prinsip-prinsip dasar seperti keadilan, kejujuran, amanah, dan larangan berbuat zalim dalam setiap bentuk transaksi. Dengan mengikuti petunjuk Al-Qur’an, aktivitas muamalah menjadi sarana ibadah yang bernilai pahala, bukan sekadar kegiatan duniawi. Prinsip ini menuntun umat Islam agar menjalankan interaksi sosial dan ekonomi secara adil dan bertanggung jawab.

Salah satu contoh petunjuk Al-Qur’an dalam muamalah adalah larangan riba dan perintah untuk berlaku adil dalam jual beli. Al-Qur’an mengajarkan agar setiap transaksi dilakukan atas dasar suka sama suka, tanpa penipuan dan tanpa merugikan salah satu pihak. Seorang pedagang harus jujur dalam menimbang barang, tidak mengurangi timbangan, serta menyampaikan kondisi barang apa adanya. Begitu pula dalam utang piutang, dianjurkan untuk mencatat perjanjian agar tidak terjadi perselisihan di kemudian hari.

Demikian juga dalam membayar upah, selalu diarahkan secara tepat waktu dan sesuai kesepakatan, serta menunaikan zakat dan sedekah untuk membantu yang membutuhkan.

Akhirnya, Kakanwili menutup khutbah bahwa, bulan suci Ramadan ini, bulan di mana Al-Quran diturunkan, mari menjadikannya sebagai momentum untuk kembali kepada Al-Quran, dimulai dengan yang paling mudah yaitu membaca Al-Quran, kemudian mentadabburnya dan dilanjutkan dengan melaksanakan semua ajaran dalam alquran sebagai petunjuk pada setiap lini kehidupan kita. Dimulai dari diri kita sendiri, ajak keluarga, ajak tetangga dan ajak masyarakat yang lebih luas.

“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan kita kekuatan untuk dekat dengan Al-Quran, huda linnas, petunjuk bagi setiap manusia,” pungkasnya.[]

Previous Post

Bupati Haili Tegaskan Tak Ada Pelantikan Susulan ke 3 Bagi PPPK Paruh Waktu

Next Post

Ketua DPRK: Panic Buying akan Untungkan Oknum Nakal, Warga Diimbau Bijak Beli BBM

Next Post
Ketua DPRK: Panic Buying akan Untungkan Oknum Nakal, Warga Diimbau Bijak Beli BBM

Ketua DPRK: Panic Buying akan Untungkan Oknum Nakal, Warga Diimbau Bijak Beli BBM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran 17,8 Kilogram Ganja

28/03/2026
Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Lhokseumawe

28/03/2026
Mudik Lebaran, Jalur Banda Aceh–Medan Disesaki Pemudik Sejak Sahur

Dishub Aceh: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar

28/03/2026
PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026
Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com