Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

redaksi by redaksi
26/03/2026
in Lintas Timur
0
Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Haikal Afifa

BANDA ACEH – Peneliti Continental Research Center, Haekal Afifa, menilai isu pergantian Zulfadli dari kursi Ketua DPRA bukan sekadar dinamika biasa, melainkan konsekuensi dari kegagalan politik yang tidak bisa diabaikan.

“Ini bukan semata konflik internal atau tarik-menarik kepentingan di parlemen. Akar persoalannya ada pada kegagalan memenuhi ekspektasi politik yang sejak awal dibebankan kepada Abang Samalanga,” ujar Haekal.

Menurutnya, penempatan Abang Samalanga sejak awal mengandung misi yang jelas: mendorong Bireuen menjadi basis baru Partai Aceh. Misi tersebut, kata dia, merupakan semacam kontrak politik tidak tertulis di internal partai.

“Ketika kekuasaan diberikan, maka ada kewajiban politik yang harus dibuktikan—yaitu menghadirkan basis suara. Dan itu tidak terjadi di Bireuen,” katanya.

Haekal menyoroti hasil Pilkada 2024 sebagai indikator paling nyata. Pasangan yang diusung Partai Aceh, Muzakir Manaf dan Dek Fad, justru kalah telak di Bireuen. Bahkan di Samalanga, yang notabene basis sosial Abang Samalanga, hasilnya juga tidak sesuai harapan.

“Ini anomali politik. Ketua DPRA berasal dari satu wilayah, tetapi wilayah itu sendiri gagal menjadi basis partainya. Dalam logika politik elektoral, kondisi seperti ini sulit dipertahankan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegagalan tersebut sekaligus memperkuat kritik lama di internal partai, terutama terkait pengabaian wilayah Pase sebagai lumbung suara utama.

“Faktanya, Pase tetap menjadi penopang suara. Sementara Bireuen, yang diharapkan naik kelas, tidak menunjukkan perubahan signifikan. Artinya, strategi pergeseran basis itu gagal total,” ujar Haekal.

Haekal menilai, tekanan terhadap posisi Ketua DPRA saat ini merupakan akumulasi dari kekecewaan yang selama ini tertahan. Karena itu, wacana pergantian tidak bisa lagi dianggap sebagai isu sesaat.

“Jika Partai Aceh ingin melakukan konsolidasi serius ke depan, maka pergantian Abang Samalanga bisa menjadi langkah rasional untuk menyelamatkan partai,” ujarnya.

“Dalam politik, kegagalan memenuhi janji bukan hanya soal evaluasi, tetapi juga soal keberanian mengambil keputusan. Karena yang dipertaruhkan bukan sekadar satu kursi, melainkan masa depan Partai Aceh.”

Previous Post

Dinilai Angkuh Dan Minim Empati: Bupati Aceh Selatan Diminta Segera Copot Kadiskes Aceh Selatan

Next Post

YARA Desak Usut Pidana Penyelenggara Jalan di Aceh Timur, Usai Lubang Rengut Nyawa di Bagok

Next Post
YARA Desak Usut Pidana Penyelenggara Jalan di Aceh Timur, Usai Lubang Rengut Nyawa di Bagok

YARA Desak Usut Pidana Penyelenggara Jalan di Aceh Timur, Usai Lubang Rengut Nyawa di Bagok

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mudik Lebaran, Jalur Banda Aceh–Medan Disesaki Pemudik Sejak Sahur

Dishub Aceh: Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Berjalan Aman dan Lancar

28/03/2026
PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

PW APRI Aceh Jalin Silaturahim Lebaran dengan Kakanwil Kemenag

28/03/2026
Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026
PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

28/03/2026
Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com