Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Polres Metro Depok Ungkap Jaringan Narkoba Aceh-Malaysia, 4 Kilogram Sabu-sabu Disita

redaksi by redaksi
02/04/2026
in Nanggroe
0
Polres Metro Depok Ungkap Jaringan Narkoba Aceh-Malaysia, 4 Kilogram Sabu-sabu Disita

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras dan jajaran saat menunjukkan barang bukti. Foto : Polres Metro Depok jabar.jpnn.com

DEPOK – Polres Metro Depok berhasil mengungkap peredaran narkoba jaringan internasional, dengan menyita 4 kilogram sabu-sabu dan 100 butir ekstasi dengan nilai ekonomi mencapai miliaran rupiah. Barang-barang haram tersebut polisi dapatkan dari jaringan narkoba Aceh dan Malaysia.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi lintas sektor yang terus diperkuat dalam upaya memberantas peredaran narkoba.

“Kolaborasi dan koordinasi ini kami lakukan untuk sama-sama menindaklanjuti perintah Bapak Presiden, bahwa kejahatan narkoba ini harus kita berantas secara bersama-sama,” ucapnya.

Dirinya menegaskan, bahwa penegakan hukum akan terus dilakukan secara maksimal untuk menekan peredaran narkotika di wilayahnya. Namun demikian, ia juga menekankan pentingnya pendekatan pencegahan melalui kolaborasi dengan masyarakat.

“Aspek penegakan hukum harus terus dilakukan secara maksimal, tetapi kami juga perlu kolaborasi untuk mencegah peredarannya. Harapannya ada semangat dari masyarakat, khususnya di Kota Depok, untuk benar-benar anti narkoba,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Depok, Kompol Yefta Ruben Hasian Aruan memerinci barang bukti yang berhasil diamankan dari para pelaku dalam operasi tersebut.

“Untuk sabu-sabu totalnya 4 kilogram, kemudian ekstasi 100 butir,” ujarnya.

Menurutnya, barang bukti tersebut berasal dari dua jaringan berbeda yang masih saling terhubung dalam rantai distribusi narkotika internasional.

“Yang pertama, 3 kilogram dan 100 ekstasi itu jaringan Aceh-Malaysia, kemudian yang kedua adalah 1 kilogram jaringan Aceh,” ungkapnya.

Dengan jumlah tersebut, nilai ekonomis narkotika yang disita diperkirakan mencapai lebih dari Rp4 miliar hingga mendekati Rp5 miliar.

Selain itu, polisi mengklaim telah menyelamatkan sekitar 16.000 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika. “Kami telah menyelamatkan sekitar 16.000 jiwa dari 4 kilogram sabu dan 100 ekstasi ini,” jelasnya.

Dalam pengungkapan tersebut, ada empat tersangka yang diamankan.

“Kami amankan ada empat orang tersangka, masing-masing memiliki peran berbeda, ada yang sebagai kurir dan ada juga yang sebagai pengendali,” tuturnya.

Polisi juga mengungkap bahwa jaringan ini masih memiliki anggota lain yang belum tertangkap dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Untuk DPO berinisial BY dipastikan berada di Malaysia, kemudian satu lagi berinisial AD diduga berada di Aceh,” tutur Aruan.

Atas perbuatan tersebut, para tersangka dijerat dengan pasal berat dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto aturan terbaru terkait penyesuaian pidana.

Sumber: jpnn.com

Previous Post

Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Next Post

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Next Post
272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

272 Murid SMA dan SMK Aceh Selatan Lulus SNBP 2026, Meningkat dari 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026
Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

28/07/2026
Jelang Musda, FPRB Pidie Jaya Galang Kekuatan Lembaga Peduli Bencana

Jelang Musda, FPRB Pidie Jaya Galang Kekuatan Lembaga Peduli Bencana

28/07/2026
Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

28/07/2026
Ohku, Capaian Imunisasi di Aceh Baru 19 Persen

Ohku, Capaian Imunisasi di Aceh Baru 19 Persen

28/07/2026

Terpopuler

Polres Metro Depok Ungkap Jaringan Narkoba Aceh-Malaysia, 4 Kilogram Sabu-sabu Disita

Polres Metro Depok Ungkap Jaringan Narkoba Aceh-Malaysia, 4 Kilogram Sabu-sabu Disita

02/04/2026

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com