Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Sejumlah Pelajar di Sawang Aceh Utara Jatuh Saat Seberangi Sungai dengan Rakit Darurat

redaksi by redaksi
18/04/2026
in Lintas Timur
0
Sejumlah Pelajar di Sawang Aceh Utara Jatuh Saat Seberangi Sungai dengan Rakit Darurat

Foto Suasana penyeberangan di Krueng (Sungai) Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (17/4/2026).(DOK WARGA)

LHOKSUKON – Sejumlah pelajar dan sepeda motor milik warga terjatuh dari rakit penyeberangan di Krueng (Sungai) Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jumat (17/4/2026).

Peristiwa ini terjadi karena akses penghubung antar desa masih terputus sejak banjir pada 26 November 2025 lalu. Warga dari Desa Sawang menuju Desa Gunci, Blang Cut, Lhok Cut, dan Kubu kini hanya bisa menyeberang menggunakan perahu rakit atau ban.

Jembatan utama yang sebelumnya digunakan telah putus, sementara jembatan darurat jenis Bailey yang sempat dibangun juga sudah rusak.

Saksi mata, Afrizal, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena warga siaga di sekitar lokasi penyeberangan.

“Dua hari ini sudah ada pelampung yang dibagikan pemerintah untuk warga. Sedangkan jembatan permanen belum tahu kapan akan dibangun lagi,” kata Afrizal.

Ia menyebut warga tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan rakit meski berisiko.

“Meski ada risiko jatuh ke sungai, kami tak punya pilihan lain. Hanya ini satu-satunya akses penyeberangan,” ujarnya.

Insiden warga dan kendaraan jatuh dari rakit disebut sudah beberapa kali terjadi. Namun hingga kini, belum ada pembangunan jembatan permanen di kawasan tersebut.

Keuchik Desa Gunci, Fazir Ramli, berharap pemerintah segera membangun jembatan permanen agar warga tidak terus menghadapi risiko.

“Karena kami harus melewati bahaya setiap hari. Apalagi kalau air sungai sedang deras, bahaya sekali. Kasihan anak sekolah terpaksa libur,” pungkasnya.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Satgas PRR Aceh Tinjau Kondisi Pengungsi di Bener Meriah

Next Post

Dewan Pakar IGI Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus Pusat dari Aceh

Next Post
Dewan Pakar IGI Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus Pusat dari Aceh

Dewan Pakar IGI Ucapkan Selamat atas Pelantikan Pengurus Pusat dari Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Anti Bullying dan Kesetaraan Gender

KPM Mandiri UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Sosialisasi Anti Bullying dan Kesetaraan Gender

04/08/2026
Mahasiswa KPM Mandiri Bina Generasi Qurani di Burni Bius Baru

Mahasiswa KPM Mandiri Bina Generasi Qurani di Burni Bius Baru

04/08/2026
Dewan Terima Dokumen R-KUA-PPAS APBK Banda Aceh 2027 dari Eksekutif

Dewan Terima Dokumen R-KUA-PPAS APBK Banda Aceh 2027 dari Eksekutif

04/08/2026
GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

04/08/2026
Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

04/08/2026

Terpopuler

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

02/08/2026

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com