Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

UIN Ar-Raniry Jadi PTKIN Paling Diminati di Sumatera, 2.640 Peserta Ikuti UM-PTKIN

Atjeh Watch by Atjeh Watch
09/06/2026
in Kampus
0
UIN Ar-Raniry Jadi PTKIN Paling Diminati di Sumatera, 2.640 Peserta Ikuti UM-PTKIN

Banda Aceh – UIN Ar-Raniry Banda Aceh menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan jumlah peminat terbanyak di Sumatera pada jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026.

Sebanyak 3.604 peserta dari seluruh Indonesia memilih program studi di kampus tersebut, menempatkan UIN Ar-Raniry pada peringkat pertama di Sumatera dan peringkat keenam secara nasional.

Sementara itu, sebanyak 2.640 calon mahasiswa mengikuti UM-PTKIN 2026 berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE) di Panitia Lokal UIN Ar-Raniry. Seleksi berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 13 Juni 2026.

Pelaksanaan ujian dipusatkan di lingkungan kampus UIN Ar-Raniry dengan memanfaatkan 10 laboratorium komputer yang tersebar di tujuh lokasi. Setiap harinya, ujian dilaksanakan dalam tiga sesi.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan kampusnya menyediakan kuota 1.366 mahasiswa baru melalui jalur UM-PTKIN yang tersebar pada 31 program studi.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap UIN Ar-Raniry menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan dan layanan akademik yang diberikan kampus.

“Kepercayaan masyarakat terhadap UIN Ar-Raniry terus meningkat. Ini menjadi indikator bahwa kualitas pendidikan dan layanan akademik yang kami berikan semakin mendapat pengakuan,” kata Mujiburrahman saat meninjau pelaksanaan ujian, Senin (8/6/2026).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Ar-Raniry yang juga Ketua Panitia Lokal UM-PTKIN 2026, Prof Dr Muhammad Yasir Yusuf MA mengatakan seluruh proses seleksi berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan panitia nasional.

Ia menyebutkan, dari total peserta yang mengikuti ujian di Panitia Lokal UIN Ar-Raniry, terdapat satu peserta penyandang disabilitas tuna rungu yang mendapatkan layanan dan pendampingan khusus selama proses seleksi berlangsung.

Berdasarkan data penutupan pendaftaran per 3 Juni 2026, sebanyak 9.833 peminat tercatat memilih program studi yang tersedia di UIN Ar-Raniry dari 3.604 peserta yang memilih UIN Ar-Raniry.

Program Studi Ekonomi Syariah menjadi prodi dengan peminat terbanyak, yakni 1.076 orang. Posisi berikutnya ditempati Manajemen Bisnis Syariah dengan 827 peminat, Perbankan Syariah sebanyak 797 peminat, Manajemen Haji dan Umrah sebanyak 755 peminat, serta Bimbingan dan Konseling Islam dengan 680 peminat.

Pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini, UIN Ar-Raniry menyediakan total daya tampung 5.265 mahasiswa melalui seluruh jalur seleksi. Jalur UM-PTKIN mengambil porsi sekitar 40 persen dari total kuota penerimaan.

Panitia mengimbau peserta hadir lebih awal di lokasi ujian dan memastikan seluruh dokumen persyaratan telah dipersiapkan sebelum memasuki ruang ujian.

Hasil seleksi UM-PTKIN 2026 dijadwalkan diumumkan secara serentak pada 30 Juni 2026.

*Peserta Berhalangan Hadir Dapat Melapor*

Ketua Admisi UIN Ar-Raniry, Muammar Yulian, mengatakan peserta UM-PTKIN yang berhalangan hadir tetap memiliki kesempatan memperoleh tindak lanjut dari panitia pusat.

Menurutnya, peserta yang tidak dapat mengikuti ujian karena alasan tertentu, seperti musibah, kendala transportasi, kecelakaan dalam perjalanan, atau sakit, dapat melaporkan kondisi tersebut melalui layanan SAPA UM-PTKIN.

“Peserta yang berhalangan hadir dipersilakan melapor melalui SAPA UM-PTKIN. Panitia pusat akan melakukan verifikasi dan memberikan kepastian terkait tindak lanjut yang dapat diberikan,” ujarnya.

Ia menegaskan laporan harus disampaikan paling lambat 1×12 jam setelah jadwal ujian berlangsung. Peserta juga wajib melampirkan bukti yang mendukung alasan ketidakhadiran.

“Jika jadwal ujian berlangsung hari ini pukul 10.00 WIB, maka pelaporan harus dilakukan sebelum pukul 10.00 WIB pada hari berikutnya dengan menyertakan bukti yang relevan,” kata Muammar.

Ia menambahkan, peserta yang belum lolos melalui jalur UM-PTKIN masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi di UIN Ar-Raniry melalui jalur lain yang tersedia.

Salah satunya adalah Jalur Reguler Portofolio UM-PTKIN yang dapat diikuti tanpa tes ulang. Peserta cukup melampirkan kartu peserta UM-PTKIN dan akan diseleksi berdasarkan nilai yang diperoleh pada ujian tersebut.

“Peserta tidak perlu mengikuti tes lagi. Seleksi dilakukan berdasarkan nilai UM-PTKIN yang kemudian dirangking sesuai program studi yang dipilih,” ujarnya.

Selain itu, UIN Ar-Raniry juga membuka Jalur Reguler Tes SSE yang memungkinkan calon mahasiswa mengikuti seleksi secara langsung di kampus. Pendaftaran jalur ini dibuka mulai 22 Juni melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru.

Melalui jalur tersebut, calon mahasiswa dapat memilih hingga 47 program studi yang tersedia di UIN Ar-Raniry, lebih banyak dibandingkan pilihan program studi pada jalur UM-PTKIN yang mencakup 31 program studi.

“Pada jalur tes reguler, peserta dapat memilih seluruh program studi yang ada di UIN Ar-Raniry, baik program studi di bawah Kementerian Agama maupun Kemendiktisaintek,” kata Muammar.

Ia mengajak calon mahasiswa memanfaatkan berbagai jalur penerimaan yang tersedia dan mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menghadapi proses seleksi.

“UIN Ar-Raniry siap menyambut generasi muda untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar kampus dan melanjutkan pendidikan tinggi di lingkungan UIN Ar-Raniry,” ujarnya. []

Previous Post

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Next Post

STAIN Meulaboh Seleksi Ratusan Calon Mahasiswa Baru Jalur UM-PTKIN 2026

Next Post
STAIN Meulaboh Seleksi Ratusan Calon Mahasiswa Baru Jalur UM-PTKIN 2026

STAIN Meulaboh Seleksi Ratusan Calon Mahasiswa Baru Jalur UM-PTKIN 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sidang Perdana Perkara Dugaan Kerusuhan HDA Digelar di PN Banda Aceh, Tiga Terdakwa Jalani Proses Hukum ‎

Sidang Perdana Perkara Dugaan Kerusuhan HDA Digelar di PN Banda Aceh, Tiga Terdakwa Jalani Proses Hukum ‎

29/10/2026
PC PMII Lhokseumawe dan Panwaslih Bersinergi Kawal Gelombang Demokrasi Indonesia

PC PMII Lhokseumawe dan Panwaslih Bersinergi Kawal Gelombang Demokrasi Indonesia

29/10/2026
Kuliah Tamu Internasional, PBI FKIP USK Gandeng Akademisi Australia National University

Kuliah Tamu Internasional, PBI FKIP USK Gandeng Akademisi Australia National University

29/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 29

29/10/2026
HT Ibrahim: Anggaran BNN Aceh Kecil, Habis untuk Gaji dan Operasional Terbatas

HT Ibrahim: Anggaran BNN Aceh Kecil, Habis untuk Gaji dan Operasional Terbatas

28/10/2026

Terpopuler

Nyan, Bupati Pidie Jaya Ingatkan SKPK, Jangan Tunggu Terjerat Hukum Baru Cari Jaksa!

Nyan, Bupati Pidie Jaya Ingatkan SKPK, Jangan Tunggu Terjerat Hukum Baru Cari Jaksa!

28/10/2026

Nyan, Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Tantang Pemuda Pidie Jaya Berkontribusi Nyata

Krak, 10 Tersangka Pabrik Sabu di Aceh Digiring ke Bareskrim

98 Tahun Sumpah Pemuda, Bupati Abdya: Pemuda Harus Patriotik, Gigih, dan Berempati

Polres Abdya Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Berat yang Mengakibatkan Kematian

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com