MEUREUDU – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pidie Jaya ke-19 yang dirangkai dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menyedot anggaran sekitar Rp800 juta dari APBK.
Amatan Atjehwatch.com, Dana ratusan juta rupiah itu digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari festival lomba Islami, pameran UMKM dan ekonomi kreatif, karnaval, pawai mobil hias bertema Tahun Baru Islam, gala dinner, hingga zikir dan tausiyah.
Di sisi lain, muncul pertanyaan apakah alokasi anggaran sebesar itu telah sebanding dengan dampak ekonomi, sosial, dan pembangunan yang dihasilkan bagi masyarakat Pidie Jaya.
Sebagai daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan paska bencana alam banjir dan lonsor, transparansi penggunaan anggaran perayaan HUT tersebut menjadi penting agar masyarakat dapat menilai sejauh mana setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat publik, bukan sekadar memenuhi kebutuhan seremonial tahunan.
Meski pemerintah menyebut perayaan tahun ini berlangsung sederhana, nilai anggaran yang mendekati satu miliar rupiah memunculkan pertanyaan publik mengenai efektivitas, urgensi, dan apa manfaat langsung yang diterima masyarakat Pidie Jaya.[Mul]










