Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kampus

Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

redaksi by redaksi
18/06/2026
in Kampus
0
Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

Banda Aceh – Ikatan Mahasiswa Muslimpreneur Indonesia (IMMI) UIN Ar-Raniry Banda Aceh sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Muslimpreneur Talks dengan tema “Memberdayakan Pengusaha Muslim Muda Melalui Inovasi, Kepemimpinan, dan Kolaborasi” di Aula SBSN UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Aceh.

Ketua Panitia, Mulia Andika Putra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang hadir. Ia berharap seminar ini dapat memberikan wawasan, motivasi, serta dampak positif bagi seluruh peserta dan masyarakat dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan berbasis nilai-nilai Islam.

Ketua Umum IMMI UIN Ar-Raniry, Wahyu Rahmad Alam, menegaskan bahwa perkembangan teknologi dan ekonomi global menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan adaptasi, kreativitas, serta keberanian dalam mengambil peluang. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja.

“Semangat kewirausahaan perlu ditanamkan sejak dini agar mahasiswa mampu menjadi penggerak ekonomi bagi diri sendiri maupun masyarakat luas. Namun, semangat tersebut harus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan keberkahan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa IMMI hadir sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan diri bagi mahasiswa Muslim yang ingin menjadi pengusaha muda yang visioner dan berintegritas. Seminar Nasional Muslimpreneur Talks diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat gerakan kewirausahaan Islami di lingkungan kampus sekaligus membangun ekosistem bisnis yang berorientasi pada kebermanfaatan dan nilai-nilai syariah.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Hafas Furqani, M.Ec., dalam sambutannya menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi suatu negara sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia dan kemampuan dalam memanfaatkan perkembangan teknologi.

Hafas Furqani menyoroti pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang didukung oleh sistem big data. Menurutnya, teknologi tersebut akan membawa perubahan besar terhadap kebutuhan tenaga kerja di masa depan.

“Oleh karena itu, perusahaan dan berbagai institusi akan lebih banyak membutuhkan individu yang memiliki pemahaman, keterampilan, dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi AI,” ungkapnya.

Pada sesi materi pertama, Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dr. Tgk. M. Yusuf Al Qardhawy, S.H., M.H., menekankan pentingnya menyeimbangkan kesuksesan duniawi dengan ketaatan kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan dalam bisnis harus dibarengi dengan pelaksanaan kewajiban agama, termasuk zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Beliau menjelaskan bahwa dalam setiap harta terdapat hak kaum fakir dan miskin yang wajib ditunaikan. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga amil yang berwenang agar distribusinya tepat sasaran.

Dalam pemaparannya, beliau menyebut beberapa tokoh sahabat Nabi Muhammad SAW yang sukses dalam bidang ekonomi, seperti Abdurrahman bin Auf, Utsman bin Affan, Zubair bin Awwam, dan Thalhah bin Ubaidillah, yang menjadikan ibadah sebagai prioritas utama meskipun memiliki kekayaan yang melimpah.

Sementara itu, Founder Aermi Parfume, Miftah Armia, mengajak peserta untuk membangun pola pikir kewirausahaan sejak dini. Ia menegaskan bahwa memulai usaha tidak selalu membutuhkan modal besar, melainkan kemauan, keberanian untuk memulai, dan konsistensi dalam belajar.

Menurutnya, kesuksesan merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun melalui kerja keras, kejujuran, serta kemampuan memanfaatkan peluang yang ada.

“Kunci utama dalam meraih kesuksesan adalah tidak memiliki ekspektasi yang berlebihan serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan. Belajarlah secara bertahap dan nikmati setiap proses yang dijalani. Kekayaan hanyalah bonus dari konsistensi dan kerja keras yang dilakukan,” jelasnya.

Miftah juga menekankan pentingnya personal branding, pelayanan yang baik kepada pelanggan, serta kemampuan komunikasi dan kepemimpinan sebagai bekal penting bagi generasi muda dalam membangun usaha yang berkelanjutan.

Melalui Seminar Nasional Muslimpreneur Talks, IMMI UIN Ar-Raniry berharap dapat melahirkan generasi Muslimpreneur yang tangguh, inovatif, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi umat serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

 

Previous Post

Trump Janji Damaikan Rusia-Ukraina setelah Beres Perang di Iran

Next Post

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Next Post
Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp359,95 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

‎Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp359,95 Juta untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

12/08/2026
Pendapatan Daerah Abdya Tahun 2026 Naik Rp 34,1 Miliar, Zaman Akli: Ada 4 Prioritas Pembangunan

Pendapatan Daerah Abdya Tahun 2026 Naik Rp 34,1 Miliar, Zaman Akli: Ada 4 Prioritas Pembangunan

12/08/2026
KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Pemkab Abdya Proyeksikan Pendapatan Daerah 2027 Rp 866 Miliar

KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Pemkab Abdya Proyeksikan Pendapatan Daerah 2027 Rp 866 Miliar

12/08/2026
Santri dan Wali Kelas MTsS Al Zahrah Ikuti Sosialisasi P3LP dari Puskesmas Juli

Santri dan Wali Kelas MTsS Al Zahrah Ikuti Sosialisasi P3LP dari Puskesmas Juli

12/08/2026
Pemerintah Aceh Gelar Rakor Budaya, Ajak Masyarakat Tingkatkan Penggunaan Bahasa dan Aksara Aceh

Pemerintah Aceh Gelar Rakor Budaya, Ajak Masyarakat Tingkatkan Penggunaan Bahasa dan Aksara Aceh

12/08/2026

Terpopuler

Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

18/06/2026

Dua Kali Diperiksa Polda, Wabup Pidie Jaya Pilih Jalan Damai: Delapan Saksi Sudah Dipanggil

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

Akun TikTok Seret Nama Kapolsek Tangse, Propam Polda Aceh Turun Periksa

8.000 Peserta Bakal Ramaikan HUT RI Pidie Jaya, Kesiapan Pemkab Diuji

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com