Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Tuntas di Rehabilitasi, Bendung Krueng Pase Siap Dukung Pertanian di Aceh Utara

redaksi by redaksi
22/06/2026
in Lintas Timur
0
Tuntas di Rehabilitasi, Bendung Krueng Pase Siap Dukung Pertanian di Aceh Utara

Foto: Tuntas di Rehabilitasi, Bendung Krueng Pase Siap Dukung Pertanian di Aceh Utara

LHOKSUKON – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan ke Kabupaten Aceh Utara untuk meninjau hasil rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Krueng Pase pada Selasa (5/5). Dalam kegiatan tersebut, Menteri Dody secara simbolis membuka pintu air guna memastikan aliran irigasi telah kembali menjangkau lahan-lahan pertanian warga pasca kerusakan akibat banjir bandang November 2025.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera I telah selesai menuntaskan rehabilitasi DI Krueng Pase di Kabupaten Aceh Utara. Sebelumnya DI Krueng Pase terdampak bencana banjir bandang pada November 2025 lalu.

Menurut Menteri Dody, langkah cepat dalam merampungkan rehabilitasi ini selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah untuk segera memulihkan kehidupan warga, terutama para petani, agar mereka dapat kembali aktif berproduksi.

“Perbaikan ini kita dorong cepat agar air bisa kembali mengalir ke sawah-sawah. Harapannya petani di sembilan kecamatan di Aceh Utara bisa kembali menanam dan panen minimal dua kali dalam setahun,” kata Menteri Dody.

Pekerjaan rehabilitasi ini tidak hanya mencakup perbaikan bendung, tetapi juga menyentuh infrastruktur pendukung lainnya, seperti rehabilitasi saluran induk sepanjang 32,82 km, saluran sekunder sepanjang 112,36 km, serta pendukung lainnya.

Dengan total cakupan layanan mencapai 8.922 hektare lahan persawahan, DI Krueng Pase menjadi tumpuan bagi irigasi di sembilan kecamatan, yaitu Tanah Luas, Nibong, Meurah Mulia, Samudera, Syamtalira Bayu, Blang Mangat, Matang Kuli, Syamtalira Aron, dan Tanah Pasir.

Rehabilitasi ini mengembalikan layanan irigasi pada area kanan seluas 5.614 hektare dan area kiri seluas 3.308 hektare. Peningkatan kinerja irigasi juga mendorong kenaikan Indeks Pertanaman (IP) dari 65% hingga mencapai 250%, yang akan berdampak langsung pada peningkatan produksi beras dan pendapatan petani.

Upaya rehabilitasi Bendung Krueng Pase dimulai pada tahun anggaran 2025, namun pada November 2025 pekerjaan sempat terdampak banjir bandang, sehingga percepatan penyelesaian menjadi prioritas untuk memulihkan layanan irigasi bagi petani.

Menteri Dody turut memanfaatkan momen kunjungan tersebut untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat tani. Salah satu aspirasi datang dari Mochtar Ahmad, seorang petani asal Paya Kambuk, yang mengungkapkan rasa syukur atas beroperasinya kembali bendung tersebut, mengingat para petani sempat mengalami krisis air akibat terjangan banjir sebelumnya.

“Kami sangat bersyukur bendung ini sudah kembali berfungsi. Setelah banjir kemarin, kami sempat kesulitan air. Sekarang sudah mulai normal kembali dan kami bisa kembali bertani,” ujar Mochtar.

Kementerian PU turut memfasilitasi upaya pemulihan pasca-bencana dengan menginisiasi pembersihan endapan sedimen di area persawahan serta membangun lahan percontohan (demplot) seluas 2 hektare guna memacu peningkatan produktivitas petani.

Kini, DI Krueng Pase telah berfungsi kembali seiring tuntasnya upaya rehabilitasi. Hal ini menjadi kunci penting dalam mendukung pemulihan sektor pertanian di wilayah terdampak, sekaligus memastikan ketersediaan pasokan air irigasi yang merata dari hulu sampai ke hilir. Selain diharapkan mampu mengantisipasi risiko kekeringan pada musim kemarau, berfungsi kembalinya DI Krueng Pase juga berperan mempercepat proses normalisasi lahan persawahan yang sebelumnya tertimbun sedimen akibat banjir.

Previous Post

Korban Bencana di Pidie Jaya Aceh Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Next Post

Kakanwil Kemenag Aceh Lepas Tim Robotik ke Malaysia

Next Post
Kakanwil Kemenag Aceh Lepas Tim Robotik ke Malaysia

Kakanwil Kemenag Aceh Lepas Tim Robotik ke Malaysia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

Fraksi Abdya Maju Desak Bupati Evaluasi Komisioner dan Sekretariat Baitul Mal, Ini Tanggapan Dr. Safaruddin

29/09/2026
Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

Gangguan Jaringan Internet Sejumlah OPD di Abdya Akibat Kabel Jatuh, Perbaikan Dilanjutkan Besok

29/09/2026
150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

150 Pengelola Perpustakaan Aceh Timur Dibekali Bimtek Pendataan hingga NPP

29/09/2026
DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

DPRK Abdya Sahkan KUA-PPAS APBK 2027 Sebesar Rp 955,4 Miliar

29/09/2026
Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

Dukung Aksi Masyarakat, IMM Abdya Desak PT CA Hentikan Aktivitas di Lahan TORA Seluas 2.847,18 Hektare

29/09/2026

Terpopuler

Tuntas di Rehabilitasi, Bendung Krueng Pase Siap Dukung Pertanian di Aceh Utara

Tuntas di Rehabilitasi, Bendung Krueng Pase Siap Dukung Pertanian di Aceh Utara

22/06/2026

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com