MEUREUDU – Sebanyak 8.000 peserta disiapkan mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pidie Jaya, 17 Agustus 2026. Jumlah itu menjadi ujian kesiapan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mengelola kegiatan dengan massa besar.
Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, ME, meminta panitia dan seluruh OPD menutup setiap celah persoalan sebelum hari H.
“Setiap kekurangan harus segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti agar tidak menjadi persoalan pada saat hari H,” tegas Sibral dalam rapat koordinasi pemantapan.
Dengan 8.000 peserta, fokus panitia bukan sekadar seremoni. Keamanan, lalu lintas, kesehatan, tata letak peserta, konsumsi dan fasilitas pendukung harus benar-benar siap.
Rangkaian kegiatan dimulai pengukuhan Paskibraka 13 Agustus, gladi 14–15 Agustus, Karnaval Kemerdekaan serta Taptu dan Pawai Obor 16 Agustus.
Puncaknya, pengibaran bendera pukul 07.30 WIB, penurunan pukul 16.00 WIB, serta malam resepsi pukul 20.00 WIB pada 17 Agustus.
Peserta melibatkan TNI/Polri, ASN, pelajar, Pramuka, organisasi kepemudaan, mahasiswa dan masyarakat.
Bupati Sibral ditetapkan sebagai Inspektur Upacara, Kapten Inf Supriyadi sebagai Perwira Upacara dan Kapten Inf Irwansyah sebagai Komandan Upacara.
Kini, pertaruhannya sederhana: apakah 8.000 peserta hanya menjadi angka target, atau benar-benar diimbangi kesiapan lapangan?
Sebab ukuran sukses bukan hanya upacara berlangsung meriah, tetapi 8.000 peserta dapat hadir, mengikuti kegiatan dan kembali dengan aman serta tertib.[Mul]









