Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Menkum Temui Gubernur Mualem Bahas Otsus Usai Ricuh Hari Damai Aceh

redaksi by redaksi
17/08/2026
in Nanggroe
0
Menkum Temui Gubernur Mualem Bahas Otsus Usai Ricuh Hari Damai Aceh

Foto Menkum Supratman Andi Agtas saat ditemui di Istana, Jakarta, Senin (17/8/2026). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

JAKARTA – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas telah menemui Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem seusai peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh yang diwarnai kericuhan, Supratman memastikan pemerintah menangani semua masalah di Indonesia.

“Pasti pemerintah akan tetap menangani semua problem-problem dari Sabang sampai Merauke. Untuk masyarakat Aceh saya sudah bertemu dengan Pak Gubernur, kemudian juga Wakil Gubernur dan seluruh DPRA Aceh,” ujar Supratman di Istana, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Supratman menuturkan, pertemuan dengan para pejabat Aceh itu membahas Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Aceh.

Politikus Partai Gerindra ini mengaku diperintah langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk berkoordinasi dengan DPR agar revisi UU Otsus Aceh dapat segera rampung.

“Kita berharap mudah-mudahan Otsus Aceh bisa selesai tahun ini. Jadi saya berharap kepada seluruh saudara-saudara saya yang ada di Aceh hari ini adalah hari kemerdekaan Republik Indonesia kita bersatu berdaulat adil dan makmur,” kata dia.

Diketahui, peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh, pada Sabtu (15/8/2026), diwarnai kericuhan. Padahal, peringatan Hari Damai ini seharusnya menjadi momentum untuk mengenang berakhirnya konflik.

Kericuhan bermula ketika sebagian massa dari sejumlah elemen masyarakat hendak memasang bendera bintang bulan pada salah satu tiang di kompleks Masjid Raya Baiturrahman. Sementara aparat TNI yang berjaga di sekitar pagar masjid melarang pemasangan bendera tersebut dan beberapa kali tembakan peringatan yang dilepaskan ke udara.

Suara tembakan membuat massa yang berada di halaman masjid spontan tiarap. Dari situ, bentrokan antara warga dan aparat pun terjadi.

Situasi memanas setelah sebagian massa meluapkan kemarahan kepada aparat TNI. Massa lantas bergerak mengejar personel TNI yang berada di sekitar masjid. Mereka bergerak hingga ke depan Gedung DPRK Banda Aceh, sementara sebagian lainnya berlari menuju lampu Simpang Kodim.

Dalam pengejaran, massa melempari aparat dengan batu dan sejumlah benda lainnya. Bentrokan mulai mereda setelah personel TNI menjauh dari kejaran massa. Meski kericuhan mereda, massa masih bertahan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman. Mereka menyampaikan protes atas larangan pengibaran benderanya.

Massa juga membakar satu unit sepeda motor milik aparat TNI yang diparkir di area masjid. Sementara itu, salah seorang peserta aksi dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka di bagian kepala.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri Kembali Absen di HUT ke 81 RI, Ada Apa?

Next Post

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Next Post
Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Komnas HAM Perkuat Kapasitas Advokat IKADIN Aceh dalam Penanganan Perkara HAM

Komnas HAM Perkuat Kapasitas Advokat IKADIN Aceh dalam Penanganan Perkara HAM

02/10/2026
Pemerintah Bangun Sekolah Rusak Akibat Banjir Bandang di Pedalaman Aceh Barat

Pemerintah Bangun Sekolah Rusak Akibat Banjir Bandang di Pedalaman Aceh Barat

02/10/2026
Alue Deah Teungoh Jadi Kampung Zakat Pertama di Banda Aceh

Alue Deah Teungoh Jadi Kampung Zakat Pertama di Banda Aceh

02/10/2026
Merindu Doa

Merindu Doa

02/10/2026
Banjir Rendam 28 Rumah Warga di Subulussalam

Banjir Rendam 28 Rumah Warga di Subulussalam

02/10/2026

Terpopuler

Menkum Temui Gubernur Mualem Bahas Otsus Usai Ricuh Hari Damai Aceh

Menkum Temui Gubernur Mualem Bahas Otsus Usai Ricuh Hari Damai Aceh

17/08/2026

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

IMM Lakukan Aksi Dorong Motor, Buntut Kelangkaan BBM di Abdya

Gedung SMP Unggul Pidie Jaya Akan Dipinjamkan untuk Sekolah Rakyat, DPRK Sorot Kelayakan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com