Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Satgas PRR Sebut Cuaca dan Akses Jadi Kendala Penanganan Rehab-Rekon Aceh

redaksi by redaksi
12/09/2026
in Lintas Timur
0
Satgas PRR Sebut Cuaca dan Akses Jadi Kendala Penanganan Rehab-Rekon Aceh

Ketua Tim Satgas PRR Aceh Kemendagri, Imran saat memberikan tanggapan dalam kegiatan Ngopi Kebangsaan DPD IKA Lemhannas Aceh, di Banda Aceh, Sabtu (12/9/2026). (ANTARA/Try Vanny)

Banda Aceh – Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Kemendagri menyatakan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) di Aceh masih terkendala cuaca hingga akses ke beberapa daerah yang sulit dijangkau.

“Beberapa kendala yang ditemukan di lapangan, faktor yang paling utama itu masalah cuaca,” kata Ketua Tim Satgas PRR Aceh Kemendagri Imran di Banda Aceh, Sabtu.

Pernyataan itu disampaikan Imran di sela-sela kegiatan Ngopi Kebangsaan bertajuk “Akselerasi Rekonstruksi Aceh Pasca Bencana Hydrometeorologi Guna Memperkokoh Ketahanan Nasional” yang dilaksanakan DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Aceh.

Imran menyampaikan, sampai hari ini beberapa daerah terdampak bencana di Aceh masih terus dilanda hujan. Seperti Kabupaten Gayo Lues yang hampir setiap hari diguyur hujan.

“Misalnya di Gayo Lues, tiap hari juga hujan sekarang, Aceh tengah, itu benar-benar faktor utama sehingga penanganan perlu kecepatan,” ujarnya.

Kendala kedua, kata Imran, pemahaman daerah terhadap kebijakan yang telah dibuat pemerintah pusat. Misalnya terkait TKD (transfer keuangan daerah) yang lamban terealisasi.

Padahal, sesuai SE Mendagri, untuk penetapan terkait dengan perubahan tambahan TKD tersebut cukup dengan peraturan kepala daerah saja, dan tidak perlu dibahas bersama legislatif.

“Kita berharap dengan kemudahan itu realisasi anggaran, realisasi kegiatan itu bisa dipercepat. Terutama untuk daerah-daerah yang terdampak bencana,” katanya.

Kendala lainnya, tambah Imran,nh yaitu akses ke lokasi-lokasi yang sulit terjangkau, seperti ke wilayah Serbajadi dan Lokop-Pining Aceh Timur, susah ditembus karena memang medannya yang cukup berat.

“Jadi itu kendala di lapangan, disamping mungkin ada faktor-faktor lainnya, seperti masalah lambatnya administrasi dan lain sebagainya,” ujarnya.

Imran menambahkan, bahwa terkait penanganan pascabencana Aceh, Satgas PRR terus melakukan evaluasi mulai dari serapan anggaran, pemulihan infrastruktur pada titik krusial seperti perbaikan jalan, jembatan, normalisasi sungai, fasilitas kesehatan dan pendidikan serta rehabilitasi sawah.

“Kita berharap masa rehab-rekon RR ini bisa berjalan dengan baik, dan target-target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui rencana induk itu terealisasi dengan baik,” demikian Imran.

Sumber: antara

Previous Post

DPRK Subulussalam Minta Pemko Tindaklanjuti Surat DPMG Aceh soal Calon Kepala Kampong Bawan

Next Post

Lima SPPG di Aceh Jaya Belum Kantongi Sertifikat Sanitasi

Next Post
Lima SPPG di Aceh Jaya Belum Kantongi Sertifikat Sanitasi

Lima SPPG di Aceh Jaya Belum Kantongi Sertifikat Sanitasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 36

05/11/2026
TNI Membabi Buta Tembak Warga Pada Perayaan Maulid Di Pidie

TNI Membabi Buta Tembak Warga Pada Perayaan Maulid Di Pidie

05/11/2026
KPA Luwa Nanggroe Desak Ketua DPRA Ambil Sikap Tegas Soal Penembakan di Tiro Pidie

KPA Luwa Nanggroe Desak Ketua DPRA Ambil Sikap Tegas Soal Penembakan di Tiro Pidie

05/11/2026
Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Warga di Tiro Ditembak, Azhari Cage: Panglima TNI Wajib Menindak Pelaku yang Terlibat

04/11/2026
HMI Sigli Kecam Dugaan Penembakan Warga Sipil di Pidie, Desak Panglima TNI Usut Tuntas

HMI Sigli Kecam Dugaan Penembakan Warga Sipil di Pidie, Desak Panglima TNI Usut Tuntas

04/11/2026

Terpopuler

Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

Bupati Anak Tukang Jahit Ini Berani Minta Dua Hal ke Menteri Didepan Ratusan Nelayan

04/11/2026

Warga di Tiro Ditembak, Azhari Cage: Panglima TNI Wajib Menindak Pelaku yang Terlibat

Satgas PRR Sebut Cuaca dan Akses Jadi Kendala Penanganan Rehab-Rekon Aceh

Abdya Jadi Contoh: Kampung Nelayan Merah Putih Lhok Pawoh Disorot Mentri

Sungai Terus Mengikis, HRD Peringatkan Ancaman Kerusakan Jembatan Gantung di Pijay

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com