Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Anak Muda Australia Rentan Bunuh Diri karena Efek Pandemi

Admin1 by Admin1
08/05/2020
in Internasional
0

Jakarta – Para ahli memperingatkan bahwa ada peluang terjadi lonjakan angka kematian akibat bunuh diri di Australia sebagai imbas dari tekanan keuangan dan psikologi dari pandemi virus corona.

Model garapan Brain and Mind Centre, Sydney University, menduga akan ada tambahan kasus bunuh diri sebanyak 750 hingga 1.500 kejadian per tahun hingga lima tahun mendatang.

Hal itu disebut terjadi karena imbas dari kebijakan lockdown yang membuat ekonomi menjadi melambat, demi mencegah penyebaran virus corona.

Penambahan kasus tersebut mencapai 25 hingga 30 persen dari rata-rata kasus bunuh diri di Australia sebanyak 3.000 kasus per tahun.

Dalam laporan bersama para ahli kejiwaan dan The Australian Medical Association, disebutkan bahwa anak muda menjadi kelompok yang paling terkena imbas dari penutupan sekolah dan jasa.

Pada kelompok tersebut, para ahli menyebut, bisa terjadi lonjakan angka bunuh diri hingga 30 persen.

“Kami mengetahui bahwa anak muda akan terkena dampak pandemi Covid-19 secara tidak proporsional, dan langkah yang perlu dilakukan untuk menghentikan penyakit mematikan ini,” kata pihak peneliti.

“Kelompok ini rentan mengalami stres psikologis, keuangan, dan tempat tinggal baik dalam periode singkat maupun jangka panjang,” lanjutnya.

Australia menjadi salah satu negara dengan tingkat keberhasilan penanggulangan Covid-19 yang tinggi. Jumlah kasus positif di negara tersebut kurang dari 7.000 dan 100 kematian dari total populasi yang mencapai 25 juta penduduk.

Akan tetapi, larangan bepergian, pertemuan massal, dan bisnis retail telah memberikan dampak buruk terhadap ekonomi. Sejauh ini, pandemi telah membakar Aus$4 miliar atau US$2,5 miliar uang negara itu per minggu dari kegiatan ekonomi dan memaksa jutaan orang menjadi pengangguran.

Menteri Kesehatan Greg Hunt memberikan respons atas laporan tersebut. Ia menyatakan Pemerintah Australia tengah menyuntik tambahan dana sebesar Aus$500 juta untuk pendanaan kesehatan mental sebagai upaya pencegahan kejadian bunuh diri.

Selain itu, Pemerintah Australia mengumumkan miliaran dolar akan diberikan sebagai tambahan tunjangan pengangguran dan pembayaran kepada pengusaha yang mempertahankan karyawannya selama krisis ini.

Pemerintah Australia diperkirakan akan mengumumkan relaksasi dari pelarangan kala pandemi pada Jumat (8/5). Akan tetapi, diperkirakan masih butuh berbulan-bulan untuk kehidupan berjalan normal seperti sedia kala.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: australiabunuh diriCoronaremaja australia
Previous Post

Hadir Ditengah Pandemi, Medina Kids Store Buka ‘Harga’ Peduli

Next Post

Wasiet (95)

Next Post
Wasiet (48)

Wasiet (95)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026
Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur

Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur

22/08/2026
Camat Zahrul Fuadi Sambut Paskibraka Nasional Asal Kuta Baro Sepulang dari Istana Negara

Camat Zahrul Fuadi Sambut Paskibraka Nasional Asal Kuta Baro Sepulang dari Istana Negara

22/08/2026
‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Anak Muda Australia Rentan Bunuh Diri karena Efek Pandemi

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com