Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ini Kendala Distribusi Bantuan Bagi Mahasiswa Aceh di Luar Daerah

redaksi by redaksi
21/05/2020
in Nanggroe
0
Sistem Pelelangan Elektronik Aceh Alami Gangguan

BANDA ACEH – Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto menjelaskan, hingga saat ini Pemerintah Aceh telah menerima sebanyak 1.273 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 396 berkas mahasiswa Aceh di luar negeri dan sebanyak 877 berkas mahasiswa Aceh yang menempuh pendidikan di dalam negeri.

“Dari total 1.273 berkas yang sudah masuk, sebanyak 1.103 berkas sudah kita proses. Sedangkan 170 berkas sisanya tidak diproses karena tidak masuk dalam syarat administrasi. Laporan yang disampaikan seluruhnya sudah final hingga batas tanggal 20 Mei kemarin,” ujar Iswanto..

Untuk itu, Iswanto mengimbau agar Jamas bersabar, karena pemerintah harus bergerak sesuai mekanisme yang ada, meski semua pihak memahami ada masyarakat dan mahasiswa yang membutuhkan bantuan bantuan di masa pendemi ini, namun tidak bisa dilakukan secara sembarangan semua harus bergerak teratur sesuai jalur.

“Kalau Surat Perintah Pencairan Dana atau SP2Dnya sudah keluar semua. Namun, ternyata bank yang dituju seluruhnya non Bank Aceh Syari’ah. Ini tentu akan menjalani proses yang berbeda karena harus melalui Bank Indonesia. Jika semuanya menggunakan Bank Aceh Syari’ah, maka sehari sudah langsung cair, tapi karena melalui bank lain, maka kita harus mengikuti ketentuan bank tersebut,’sambung Iswanto.

Iswanto menambahkan, dari total 1.103 berkas yang sudah diproses hingga saat ini belum ada yang bermasalah, belum ada yang dikembalikan dari bendahara maupun dari pihak Bank Aceh Syari’ah. Namun, jika ada laporan gagal atau koreksi rekening, maka kami akan segera menyurati Bank Aceh dengan surat return,” imbuh Iswanto.

Mantan Kabah Humas Pemkab Aceh Besar itu juga menyampaikan maaf atas proses administrasi yang diangap berjalan lambat karena ada tahap-tahap dan mekanisme yang harus dijalankan oleh aparatur yang mengurusi pencairan bantuan ini.

“Keterlambatan ini karena masalah administrasi serta transfer bank. Keterlambatan ini semata-mata karena petugas harus benar-benar teliti. Pemerintah Aceh tentu ingin bisa sesegera mungkin mencairkan dana bantuan kepada teman-teman mahasiswa di luar sana. Namun pimpinan kita tentu tak ingin aparaturnya justru tersangkut masalah hukum di kemudian hari. Kehati-hatian sangat diutamakan karena pemerintah harus bekerja sesuai mekanisme yang ada,” kata Iswanto.

Dalam kesempatan tersebut, Iswanto mengajak seluruh masyarakat Aceh, baik yang saat ini sedang berada di Aceh maupun sedang bekerja dan menimba ilmu di luar Aceh, untuk mempekuat barisan, saling dukung dan menguatkan dalam kerja-kerja dan upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 ini.

“Mari bersama, bersatu padu saling dukung dan saling menguatkan. Upaya pencegahan dan penanganan virus ini membutuhkan keterlibatan semua pihak. Mari bergerak melakukan yang terbaik sesuai bidang dan kemampuan masing-masing. Tetap di rumah aja, selalu jaga jarak dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat,” imbau Iswanto.[]

Tags: aceh
Previous Post

UIN Ar-Raniry Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Aceh Tengah dan Bener Meriah

Next Post

Puluhan Kendaraan yang Masuk Aceh Tenggara Diminta Balik ke Sumut

Next Post
Polisi Peringatkan Warga di Banda Aceh Tidak Sweeping Tahun Baru

Puluhan Kendaraan yang Masuk Aceh Tenggara Diminta Balik ke Sumut

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

21/04/2026
Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

Mendagri Ingatkan Pentingnya Tata Kota Terarah di Aceh

21/04/2026
Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

Aceh Rebut Delapan Medali di Kejurnas Angkat Besi Senior

21/04/2026
Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

21/04/2026
Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Ini Kendala Distribusi Bantuan Bagi Mahasiswa Aceh di Luar Daerah

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com