Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Mahathir Mohamad dan Putranya Diusir dari Partainya Sendiri

Admin1 by Admin1
30/05/2020
in Internasional
0
Mahathir Mohamad dan Putranya Diusir dari Partainya Sendiri

Bekas perdana menteri dua kali Malaysia, Mahathir Mohamad, dalam sebuah konferensi pers. Foto/REUTERS/Lim Huey Teng

KUALA LUMPUR – Mahathir Mohamad, bekas perdana menteri dua kali Malaysia, dan putranya dikeluarkan dari partai mereka sendiri; Partai Bersatu. Tiga politisi lainnya juga bernasib sama.

Politisi 94 tahun tersebut dan mereka yang disingkirkan dari Partai Bersatu bersumpah melawan pemecatan karena dianggap tidak sah. Mereka diusir dari keanggotaan partai pada Kamis lalu.

“Tindakan sepihak oleh presiden (Partai) Bersatu untuk memecat kami tanpa alasan yang sah adalah karena ketakutannya sendiri dalam menghadapi pemilihan partai serta posisinya yang tidak aman sebagai perdana menteri yang paling tidak stabil dalam sejarah pemerintahan negara ini,” bunyi pernyataan bersama Mahathir dan empat politisi lainnya, seperti dikutip dari AP, Sabtu (30/5/2020).

Partai Bersatu telah pecah menjadi dua kubu sejak pertengkaran politik yang hebat menyebabkan Mahathir mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada Februari lalu. Puncak perseteruan politik itu ditandai dengan raja Malaysia menunjuk anggota Partai Bersatu; Muhyiddin Yassin, sebagai perdana menteri baru meski Mahathir keberatan.

Putra Mahathir, Mukhriz Mahathir, sejak itu menantang Muhyiddin sebagai presiden partai dalam pemungutan suara yang telah ditunda karena pandemi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Mahathir dan Muhyiddin bersama-sama mendirikan Partai Bersatu pada tahun 2016. Partai tersebut bergabung dengan aliansi yang mengklaim kemenangan yang menakjubkan dalam pemilu Malaysia 2018, yang mengarah pada perubahan pertama pemerintahan sejak kemerdekaan negara itu.

Aliansi yang berkuasa runtuh setelah Muhyiddin menarik keluar Partai Bersatu untuk bekerja dengan pemerintah sebelumnya, yang telah dituduh melakukan korupsi besar-besaran. Mahathir lantas mengundurkan diri sebagai protes.

Mahathir mengatakan dia masih mendapat dukungan mayoritas dari para legislator dan menyerukan mosi tidak percaya terhadap Muhyiddin.

Dalam pernyataan bersama, Mahathir dan para anggota Partai Bersatu lainnya yang diusir mengatakan mereka dapat mengambil tindakan hukum untuk menentang pemutusan hubungan mereka dan memastikan Partai Bersatu tidak digunakan sebagai kendaraan bagi mereka yang gila kekuasaan.

Surat-surat partai yang dikirim kepada lima politisi itu mengatakan keanggotaan mereka telah berhenti ketika mereka duduk dengan blok oposisi di parlemen. Tetapi surat itu ditandatangani oleh pejabat rendah yang kelompok Mahathir dan yang lainnya mengatakan tidak memiliki kekuatan untuk memecat mereka.

Muhyiddin sebelumnya tidak berhasil mencoba berdamai dengan Mahathir. Pemerintah saat ini dikendalikan Partai Bersatu kubu Muhyiddin yang bersekutu dengan partainya mantan Perdana Menteri Najib Razak. Najib sendiri sedang diadili atas tuduhan terlibat skandal keuangan yang sangat besar.

Sumber: Sindonews

Previous Post

Dyah Apresiasi Keberadaan Mualaf Center di Subulussalam

Next Post

Mulai 5 Juni, Pendatang Bisa ke Aceh dengan Syarat Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Next Post
Setelah Dilarang, Negara Harus Warning Warga yang Mau Mudik

Mulai 5 Juni, Pendatang Bisa ke Aceh dengan Syarat Wajib Bawa Surat Bebas Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

MA Tolak Kasasi Anggota DPR Aceh ‘Pemukul Anak’ dan Tambah Vonis Jadi 8 Bulan Penjara

MA Tolak Kasasi Anggota DPR Aceh ‘Pemukul Anak’ dan Tambah Vonis Jadi 8 Bulan Penjara

27/03/2026
Lebaran, Harga Ikan Laut Segar di Aceh Melambung

Lebaran, Harga Ikan Laut Segar di Aceh Melambung

27/03/2026
Pemkab Aceh Barat Alokasi Rp1 Miliar Bangun Jalan Rusak ke Lokasi Bencana

Pemkab Aceh Barat Alokasi Rp1 Miliar Bangun Jalan Rusak ke Lokasi Bencana

27/03/2026
Verifikasi Penerima Tunjangan Profesi Guru di Aceh Besar Rampung Hari Ini

Verifikasi Penerima Tunjangan Profesi Guru di Aceh Besar Rampung Hari Ini

27/03/2026
Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

Bupati Aceh Tengah Harap Program Sesuai dengan Skala Prioritas Daerah Terdampak

27/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Gagal Menangkan Mualem–Dek Fad di Bireuen, Peneliti: Pergantian Abang Samalanga Demi Masa Depan PA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Mahathir Mohamad dan Putranya Diusir dari Partainya Sendiri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com