TAKENGON – Seorang Ibu Rumah Tangga melakukan protes di Kantor Reje Desa Rejewali Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (11/6/2020) .
Ibu Muniarti yang melakukan protes di Kantor Reje Rejewali terlihat emosi dalam video yang dikirimkan ke awak media, Ia meminta keadilan terkait data dirinya yang semula ada, tiba-tiba dihapus oleh aparatur desa tersebut.
“Sebelumnya, kami sudah menerima surat undangan untuk pembagian BLT, beberapa hari kemudian tiba-tiba nama kami tidak ada dalam data penerima BLT tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, ” ujar Abidinsyah Suami dari Ibu Muniarti
Sebelum terjadi aksi protes tersebut Muniarti telah terlebih dahulu menemui Ketua RGM, meminta agar data yang dikelurkan sebagai penerima BLT dilakukan secara transparan, namun Ibu muniarti tidak mendapat tanggapan yang cukup jelas dari aparatur desa.
“Sehari sebelum kejadian kami menjumpai ketua RGM, WAKIL RGM dan BANTA, tapi tidak ada tanggapan dari mereka. Dari pihak RGM mengatakan bahwa kami tidak layak menerima bantuan, sementara yang menerima BLT ada ekonominya di atas kami. Kami minta data penerima manfaat BLT ke Banta Desa tapi dia menjawab tinggal di kantor desa,” jelasnya.
“Data difinalisasikan oleh pemerintah desa tidak dipublikasikan seharusnya data tersebut harus dilakukan secara transparansi,” tambah Abidinsyah
Menurutnya, saat ini pihak keluarga Muniarti sudah melaporkan kasus tersebut ke Kantor Camat Ketol, Jika tidak ada tanggapan dari camat maka kasus ini akan di laporkan ke pihak kabupaten Aceh Tengah.
“Kasus ini sudah kami laporkan ke Klkecamatan, sekarang menunggu keputusan dari Camat Ketol, kalau memang tidak ada tanggapan, kemungkinan kami naik ke kabupaten,” tutup Abidinsyah
Saat wartawan Atjehwatch.com menghubungi Reje Desa Rejewali melalui telepon namun tidak di angkat.
Reporter: Romadani










