Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Korban Konflik Minta Kelembagaan BRA Segera Dievaluasi

Admin1 by Admin1
13/08/2020
in Nanggroe
0
Korban Konflik Minta Kelembagaan BRA Segera Dievaluasi

BANDA ACEH – Korban konflik yang juga alumni Institut Perdamaian Mindanao, Filipina, Andi Firdhaus Lancok, menilai kegiatan touring moge yang dilaksanakan oleh BRA dalam rangka memperingati hari damai Aceh, sama sekali tidak ada relevansinya dengan semangat pemenuhan rasa keadilan bagi korban konflik.

“Dana refocusing yang seharusnya digunakan untuk pencegahan dan penanganan Covid-19, dianggarkan untuk kepentingan yang tidak masuk akal di saat grafik pasien positif Covid-19 semakin meningkat.”

Menurutnya, BRA dibentuk dengan semangat untuk penguatan perdamaian, sehingga jika ada penjarahan uang APBA yang kerap terjadi, maka keberadaan Lembaga BRA perlu dievaluasi kembali wewenang dan hakikatnya.

“Untuk tidak melukai mental, hati dan semangat masyarakat serta korban konflik, agar dengan segera kegiatan tersebut dibatalkan. Kami mengutuk tindakan pemerintah Aceh yang menitip anggaran di BRA, seperti disampaikan Ketua BRA Pusat Tgk Fakhrurazi, bahwa BRA tidak pernah mengusulkan program itu sebelumnya, dan kegiatan itu muncul setelah terjadi refocusing anggaran.”

“Mengecam tindakan penjarahan uang rakyat demi menyeluarkan hobi dan kepuasan sekelompok orang yang mengatasnamakan damai di tengah pandemi saat ini,” kata pria yang akrab disapa Andi tersebut.

Andi juga meminta dewan pengarah seperti Wali Nanggroe, Ketua DPRA, Pangdam, Kapolda dan Kajati dapat bersikap dengan tegas demi rakyat Aceh dan semangat keadilan bagi para korban, serta meminta lembaga tersebut dievaluasi sekaligus diaudit.

“Keberadaan lembaga BRA belum signifikan membangun kepercayaan publik sebagai lembaga yang mampu membawa kesejahteraan dan pemulihan ekonomi bagi masyarakat korban konflik dan mantan kombatan GAM. BRA masih terkesan sebagai lembaga yang tidak memiliki konsep dan arah dalam menangani korban konflik dan mantan GAM, sehingga hanya berkutat pada ketergatungan anggaran APBA,” katanya. []

Tags: BRA
Previous Post

Pengelola Perpustakaan di Nagan Raya Dilatih Otomasi Perpustakaan

Next Post

“Ingat, Ada Darah dan Keringat Syuhada yang Kalian Nikmati..”

Next Post
“Ingat, Ada Darah dan Keringat Syuhada yang Kalian Nikmati..”

"Ingat, Ada Darah dan Keringat Syuhada yang Kalian Nikmati.."

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Wagub Aceh Fadhlullah S.E Janji Kawal Kompensasi Korban Pelanggaran HAM Berat ke Pusat

‎Wagub Aceh Fadhlullah S.E Janji Kawal Kompensasi Korban Pelanggaran HAM Berat ke Pusat

05/06/2026
14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026
Perumda Tirta Abdya Sekarang Terapkan GCG dan SOP untuk Perkuat Tata Kelola

Perumda Tirta Abdya Sekarang Terapkan GCG dan SOP untuk Perkuat Tata Kelola

04/06/2026
Ke-11 Kalinya Pemerintah Abdya Raih WTP dari BPK

Ke-11 Kalinya Pemerintah Abdya Raih WTP dari BPK

04/06/2026
IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Books Fair dalam Konkernas

IKAPI Aceh Tawarkan Aceh Books Fair dalam Konkernas

04/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

23 Tahun Wafat, Pengaruh Abu Muhammad Ali Alfalaki Tetap Hidup: Ribuan Jamaah Padati Haul di Teupin Raya

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Krak, Prabowo Mau Sambungkan Rel KA dari Lampung Sampai Aceh

Jelang Musda, Pertemuan Mualem dan Nurdiansyah Alasta Jadi Sorotan Politik Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com