Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Menristekdikti Bungkam Pergerakan Mahasiswa

Admin1 by Admin1
28/09/2019
in Nasional
0

Bandung – Sekelompok mahasiswa di Bandung mendesak Menristekdikti Mohamad Nasir menarik pernyataannya terkait sanksi bagi rektor yang gagal meredam mahasiswanya ikut demonstrasi. Sikap pemerintah dinilai bertentangan dengan prinsipiel demokrasi.

Sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan Poros Revolusi Mahasiswa Bandung ini menilai sikap pemerintah saat ini bertentangan dengan kebebasan berdemokrasi di Indonesia.

“Kami menolak penuh upaya menristekdikti membungkam pergerakan mahasiswa yang sama sekali tidak menghargai kebebasan akademik dan kehidupan berdemokrasi,” kata Jubir Poros Revolusi Mahasiswa Bandung Ilyasa Alihusni di Monumen Perjuangan Jawa Barat, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Sabtu (28/9/2019).

Menurutnya, membungkam aksi unjuk rasa ini karena pemerintah khawatir akan mengganggu situasi kondusif dan stabilitas politik Indonesia. Hal itu dinilai pihaknya sebagai ketakutan pemerintah semata.

“Ini merupakan suatu ketakutan oleh pemerintahan Joko Widodo, karena hari ini pergolakan mahasiswa ataupun pergerakan nasional begitu masif dan begitu luar biasa antusiasmenya dari tiap-tiap kampus,” ujar mahasiswa UPI ini.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini pergerakan mahasiswa mulai dicegah oleh pihak kampus. Meski begitu, belum ada mahasiswa yang mendapatkan sanksi karena ikut menyuarakan aspirasinya di muka umum.

“Khususnya UPI dan kawan-kawan lain di sini, ya pertama kampus baik rektorat ataupun jurusan baru sifatnya preventif, baru sifatnya melarang dalam peringatan, tapi belum ada bentuk melayangkan SP,” tutur Ilyasa.

Melihat situasi ini, pihaknya mendesak pemerintah mencabut kembali upaya pembatasan gerakan mahasiswa tersebut. Pihaknya juga menuntut pemerintah meminta maaf.

“Kami mendesak presiden dan menristekdikti untuk mencabut segala bentuk upaya pembatasan gerakan mahasiswa dan meminta maaf atas pernyataan yang sama sekali tak menghargai prinsipiel demokrasi,” katanya.

Ilyasa menegaskan pihaknya mengecam keras tindakan represif polisi terhadap massa aksi. Termasuk juga kekerasan terhadap jurnalis.

“Kami mengecam keras segala bentuk tindakan represif aparat kepolisian yang berlebihan dan intimidatif kepada para aktivis mahasiswa dan kekerasan kepada jurnalis,” ucap Ilyas.

Sumber: detik.com

Tags: demo mahasiswamenristekdikti
Previous Post

Apawan, Pria Berumur Satu Abad Lebih Asal Lamgugop

Next Post

Nasdem Aceh Gelar Rakerwil untuk Konsolidasi Pasca Pemilu

Next Post

Nasdem Aceh Gelar Rakerwil untuk Konsolidasi Pasca Pemilu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Optimalkan Pelayanan RSUD Indrapuri, Wabup Syukri Ajak Nakes Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi

Optimalkan Pelayanan RSUD Indrapuri, Wabup Syukri Ajak Nakes Tingkatkan Komunikasi dan Koordinasi

21/04/2026
35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

35 Calon Mahasiswa Al Azhar Sukses Ikuti Tes Tahdid Mustawa di Al Zahrah Bireuen

21/04/2026
Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

Iran Buka Lagi Selat Hormuz, Tapi Ancam Tutup jika Blokade AS Lanjut

21/04/2026
Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

21/04/2026
Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Menristekdikti Bungkam Pergerakan Mahasiswa

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com