Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Mahasiswa Baru ADI Dewan Dakwah Aceh Ikut Mastama

Admin by Admin
28/08/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Sebanyak 13 mahasiswa baru Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Dewan Dakwah Aceh tahun ajaran 2020/2021 mengikuti Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama).

Kegiatan yang bertajuk “Membangun Tekad Menjadi Da’i Ilallah” itu berlangsung selama lima hari mulai 26 sd 30 September 2020 di Markaz Dewan Dakwah Aceh, Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Kab. Aceh Besar.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Panitia, Hanisullah, S.Kom.I, M.Pd, Jumat (28/08/2020).

Hanisullah mengatakan sebagian besar dari mahasiswa baru tersebut berasal dari daerah perbatasan Aceh. Diantaranya sebanyak 8 orang dari Kota Subulussalam, 1 orang dari Sidikalang, Sumut, 1 orang dari Aceh Barat Daya, 1 orang dari Aceh Selatan, 1 orang dari Aceh Utara dan 1 orang dari Aceh Selatan.

“Mahasiswa baru itu merupakan hasil seleksi dan verifikasi yang dilakukan Tim Penerimaan Mahasiswa Baru ADI beberapa waktu yang lalu. Tim tersebut langsung turun ke daerah-daerah untuk melakukan tes tulis dan wawancara,” kata Hanisullah.

Direktur ADI Aceh Assoc. Prof. Dr. Muhammad AR, MEd dalam sambutannya mengatakan ADI Aceh itu merupakan salah satu lembaga pendidikan binaan Dewan Dakwah Aceh.

Tujuan utamanya adalah untuk mempersiapkan para kader dakwah dalam melanjutkan misi dakwah di Aceh, khususnya di daerah perbatasan dan pedalaman Aceh.

Ia menambahkan ADI Aceh ini mempunyai misi membantu pemerintah dalam mengawal pelaksanaan syariah islam dan mengantisipasi pendakalan akidah, khususnya di daerah perbatasan dan pedalaman Aceh.

“Jangan biarkan daerah perbatasan Aceh itu kurang syiar keislamannya. Daerah tersebut harus kita kawal bersama agar masyarakatnya faham akan syariat islam,” kata Muhammad AR.

Ia menambahkan masa belajar di ADI itu selama 1 tahun. Dan ditargetkan akan mampu menghafal Al-Quran minimal hingga 3 juz, menghafal hadits arba’in dan juga berbahasa arab serta mampu menguasai ilmu keislaman lainnya.
“Kemudian akan diseleksi kembali untuk melanjutkan kuliah program Strata Satu (S-1) di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohd Natsir di Jakarta, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan Pengabdian Masyarakat Islam (PMI). Dan usai dari STID tersebut mareka akan dikembalikan ke daerahnya masing-masing untuk mengabdi dan membantu masyarakat,”jelas Muhammad AR.

Sementara itu Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MA MCL menjelaskan selama masa ta’aruf itu kepada mahasiswa baru ADI akan diperkenalkan dengan kampus, akademik, perpustakaan, dosen dan peraturan-peraturan.

Ia berharap agar mahasiswa ADI Aceh itu dapat menjaga akhlak dan adab. Selain itu mampu memanfaatkan dan menggunakan waktu untuk menambah pengetahuan sebagai bahan kelak mengabdi dengan masyarakat.

“Lembaga pendidikan ini sebagai tempat untuk mencetak dai. Dari itu perbanyaklah ibadah, menghafal al-quran dan hadits. Juga banyaklah membaca buku-buku untuk menambah pengetahuan. Semoga kehadiran lembaga ini dapat membantu Pemerintah dalam mewujudkan Syariat Islam secara kaffah di Aceh,” kata Tgk Hasanuddin.

Previous Post

Tiyong: Rakyat Butuh Makan, Kok Dikasih Stiker?

Next Post

Digugat Warga Ujung Sialit, Bupati Aceh Singkil Kalah di PTUN

Next Post

Digugat Warga Ujung Sialit, Bupati Aceh Singkil Kalah di PTUN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026
Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

08/09/2026
Perkuat Kemitraan Global, FKIP USK Tanda Tangan IA dengan Tiga Universitas Luar Negeri

Perkuat Kemitraan Global, FKIP USK Tanda Tangan IA dengan Tiga Universitas Luar Negeri

08/09/2026
Krak, Paripurna Tetapkan RUU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR RI

Krak, Paripurna Tetapkan RUU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR RI

08/09/2026
Kanwil Kemenag Aceh Pastikan OMI 2026 Lancar

Kanwil Kemenag Aceh Pastikan OMI 2026 Lancar

08/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Mahasiswa Baru ADI Dewan Dakwah Aceh Ikut Mastama

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

Bandara Soetta Ditutup, Pendaratan 382 Jemaah Umrah Dialihkan ke Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com