Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

IDAI Catat 217 Anak Terinfeksi Covid-19 di Aceh

Admin1 by Admin1
03/10/2020
in Nanggroe
0
Pemkab Pidie Jaya Aktifkan Kembali Sekolah Mulai 2 Juni

Ilustrasi anak sekolah (Foto: Atjehwatch/ Acun)

Banda Aceh – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aceh menyatakan 217 anak di provinsi paling barat Indonesia itu terkonfirmasi positif terinfeksi COVID-19, bahkan satu diantaranya meninggal dunia.

Konsultan Infeksi dan Penyakit Tropis Tim COVID-19 Anak RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh Dr dr Raihan SpA(K), Sabtu, mengatakan bahwa data itu merupakan laporan IDAI dari seluruh kabupaten/kota setiap pekan, terkait perkembangan COVID-19.

“Data sampai 28 September, berarti pekan lalu, anak yang terkonfirmasi COVID-19 ada 217 jiwa. Data ini juga yang kami laporkan ke pengurus IDAI Pusat,” kata Raihan di Banda Aceh.

Menurut IDAI, katanya, kelompok anak ialah mereka yang berumur 0-18 tahun. Semua anak yang positif berdasarkan hasil uji usap PCR dan satu diantaranya meninggal dunia di ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) RSUD Zainoel Abidin.

“Yang meninggal ini anak dari Banda Aceh usia satu tahun sembilan bulan. Dia ada gizi buruk juga, ada komorbid (penyakit penyerta) juga, anemia, kemudian terkena COVID-19 dan meninggal di ruang RICU setelah sempat dirawat beberapa hari,” kata anggota IDAI itu.

Kata Raihan, dari 217 anak positif COVID-19, 205 anak diantaranya konfirmasi tanpa gejala (KTG) dan 12 anak bergejala. Paling banyak anak yang terinfeksi di Banda Aceh dan Aceh Besar, selebihnya tersebar di sejumlah kabupaten/kota.

“Jadi anak-anak itu kebanyakan tidak bergejala. Ada yang bergejala sedang, tapi tidak harus dirawat. Yang pernah kita dirawat itu 21 anak, selebihnya isolasi mandiri,” kata Raihan.

Menurut dia, penularan terhadap anak terjadi karena adanya anggota keluarga yang positif COVID-19. Ketika dilakukan pelacakan kontak erat didapatkan anak-anak juga positif terinfeksi.

“Misalnya, ada kakek, neneknya, atau anggota keluarga lainnya yang positif, saat ditracing ketemu lah anaknya positif. Jadi kebanyakan anak ini tidak bergejala, mereka tertular dari anggota keluarga lain atau intra-familiar,” ujarnya.

Hingga kini, kata Raihan, tujuh anak masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Salah satunya adalah bayi yang ketika lahir di RSUD Zainoel Abidin langsung dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.

“Karena ibunya positif, jadi anaknya diperiksa 24 jam pertama dan 48 jam, diperiksa memang dia (bayi) positif COVID-19,” katanya.

Sementara enam anak lainnya, ialah bayi yang juga lahir dari ibu positif COVID-19, diantaranya lima anak masih menunggu hasil tes usap PCR, dan satu bayi hasilnya negatif.

Sumber: antara

Previous Post

Hutan Kota Aceh Tamiang Destinasi Wisata yang Terabaikan

Next Post

Unik, Pengantin di Aceh Timur Naik Sepeda Ontel ke Rumah Dara Baro

Next Post

Unik, Pengantin di Aceh Timur Naik Sepeda Ontel ke Rumah Dara Baro

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Prodi KPI UIN Madura dan STAIN Meulaboh Sorot Komunikasi Publik Pemerintah Melalui Webinar Kolaborasi

Prodi KPI UIN Madura dan STAIN Meulaboh Sorot Komunikasi Publik Pemerintah Melalui Webinar Kolaborasi

26/06/2026
Kejari Banda Aceh Tahan Dua Tersangka Pelanggaran Syariat Islam

Kejari Banda Aceh Tahan Dua Tersangka Pelanggaran Syariat Islam

26/06/2026
Tertibkan Aktivitas Tambang, Pemkab Aceh Jaya Ajukan Penetapan WPR ke Pemerintah Aceh

Tertibkan Aktivitas Tambang, Pemkab Aceh Jaya Ajukan Penetapan WPR ke Pemerintah Aceh

26/06/2026
Aceh Tengah Kembali Terima Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana

Aceh Tengah Kembali Terima Alkes Bantuan Kemenkes Untuk Daerah Terdampak Bencana

26/06/2026
PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

26/06/2026

Terpopuler

Pemkab Pidie Jaya Aktifkan Kembali Sekolah Mulai 2 Juni

IDAI Catat 217 Anak Terinfeksi Covid-19 di Aceh

03/10/2020

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Dugaan Mark Up Arena MTQ Aceh Mengemuka, Aktivis Mahasiswa Minta APH Telusuri Aliran Anggaran

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com