Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Yayasan Aceh Kreatif Siap Dukung dan Bersinergi Wujudkan Aceh Kreatif dan Aceh Kaya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
09/11/2020
in Ekonomi
0
Yayasan Aceh Kreatif Siap Dukung dan Bersinergi Wujudkan Aceh Kreatif dan Aceh Kaya

Ketua Yayasan Aceh Kreatif, Delky Nofrizal Qutni

Banda Aceh – Aceh Kreatif dan Aceh Kaya adalah dua program yang merupakan visi misi Aceh Hebat. Program ini disiapkan secara khusus oleh Pemerintahan Aceh dalam rangka penguatan ekonomi rakyat Aceh yang telah termaktub didalam Qanun Aceh Nomor 1 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh Tahun 2017-2022.

“Program Aceh Kreatif fokus untuk mendorong tumbuhnya ekonomi rakyat sesuai potensi daerah, sedangkan Aceh Kaya lebih kepada upaya merangsang semangat kewirausahaan masyarakat di bawah pembinaan lembaga terkait. Kita siap mendukung dan bersinergi dengan Pemerintah Aceh untuk mensukseskan 2 program penting pemerintahan Aceh Hebat tersebut,” ungkap Ketua Yayasan Aceh Kreatif, Delky Nofrizal Qutni, Minggu (08/11/2020).

Menurut Delky, jika diintegrasikan kedua program perioritas Pemerintahan Aceh Hebat tersebut maka diyakini akan menghadirkan terobosan yang dasyat.

“Kita bisa lihat potensi ekonomi kita di sektor perikanan, peternakan dan pertanian misalkan, dengan mengintegrasikan dua program prioritas ini maka kita yakini dapat mendorong hadirnya agropreneur-agropreneur baru di Aceh, apalagi secara potensi alam Aceh sangatlah mendukung, tinggal lagi hendaknya didukung dengan i’tikad baik dan kebijakan yang tepat tentunya. Dalam hal ini “Program Aceh Meugoe dan Aceh Meulaot”dapat dijadikan terobosan dengan menghidupkan sekor kewirausahaan di bidang pertanian,” kata Delky.

Menurut Delky, pemerintah Aceh juga berpeluang merangsang hadirnya agropreneur dari kalangan muda dengan mengoptimalkan dan mengintegrasikan realisasi nomor Qanun Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pembangunan Kepemudaan Aceh.

“Pada Qanun Nomor 4 Tahun 2018 Bab VI Bagian kesatu tentang penyediaan sarana dan prasarana pasal 45 juga telah disebutkan bahwa pemerintah Aceh berkewajiban menyediakan prasarana diantaranya berupa berupa sentra pemberdayaan pemuda, koperasi pemuda, balai pemuda, balai pendidikan dan pelatihan pemuda, perpustakaan dan prasarana lainnya. Kemudian di dalam pasal 26 Qanun nomor 4 tahun 2018 tersebut telah dijelaskan bahwa Pemerintah Aceh memfasilitasi pelaksanaan pengembangan kewirausahaan pemuda melalui bantuan akses permodalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 22 ayat (2) huruf (g) yang diwujudkan dengan cara memfasilitasi pembentukan LPKP di Aceh. Ini menjadi peluang bagi pemerintah Aceh untuk mengoptimalkan peran aktif generasi muda Aceh untuk ikut membangun Aceh terutama dari sektor perekonomian nantinya,” jelasnya.

Dia menyebutkan, sebagai provinsi nomor 2 termiskin di Sumatera, Provinsi Aceh harus lebih kreatif dalam memberdayakan segenap potensi baik potensi alam maupun SDM yang ada untuk menumbuhkembangkan perekonomian Aceh untuk segera bangkit dari keterpurukan. “Pasca Covid-19, aspek ketahanan pangan akan menjadi tantangan sekaligus peluang yang mesti dijadikan fokus pembangunan. Disini, kita melihat bahwa jika program prioritas Aceh Kreatif dan Aceh Jaya dapat dioptimalkan secara terintegrasi maka pemerintah Aceh secara bertahap akan mampu bangkit dan menyelamatkan perekonomian rakyat. Kita siap menjadi mitra kritis dan mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan hal itu,” pungkasnya.

Previous Post

Hari Libur, Kakanwil Kemenag Aceh Tidak Gunakan Fasilitas Negara

Next Post

Lahir dari Keluarga Pemburu, Kini Menjadi Sahabat Gajah Liar

Next Post
Lahir dari Keluarga Pemburu, Kini Menjadi Sahabat Gajah Liar

Lahir dari Keluarga Pemburu, Kini Menjadi Sahabat Gajah Liar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

Muhammad Zubir Resmi Pimpin Diskominfotik Banda Aceh

20/04/2026
Pansus DPRK Aceh Besar Dalami LKPJ Bupati 2025

Pansus DPRK Aceh Besar Dalami LKPJ Bupati 2025

20/04/2026
Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

Ohku, Aceh Tengah dan Gayo Lues Diterjang Banjir Longsor

20/04/2026
Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

Direktur MUQ Aceh Selatan Bangun Kerjasama dengan Komisioner Baitul Mal Aceh

20/04/2026
Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

Yayasan Aceh Kreatif Siap Dukung dan Bersinergi Wujudkan Aceh Kreatif dan Aceh Kaya

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

Buka Usai Subuh Hingga Tengah Malam, GNI Kupi Jadi Tempat Nongkrong Asyik di Blangpidie

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com