MEUREUDU – Wakil Bupati Pidie Jaya dan Dandim 0102 Pidie/Pidie Jaya menyambangi rumah tunanetra yang ada di Meunasah Meulieng dan bernjanji akan membangun satu unit rumah baru untuk keluarga tunanetra tersebut Rabu, 18 November 2020.
Rambongan Wakil Bupati Pidie Jaya Said Muliyadi yang di dampingi oleh Kabag Humas dan Protokuler Pidie Jaya Fakhri Abdul Muttaleb dan Dandim 0102 Letkol Arh Tengku Sony Sonata, SE terlihat menyambangi dan berjanji kepada keluarga tunanetra tersebut akan segera mambangun rumah layak huni kepada keluarga tersebut.
“Kami bersama dandim akan mengupayakan sesegera mungkin membagun rumah layak huni untuk keluarga tunanetra tersebut,” ujar Waled sapaan akrab Wakil Bupati Pidie Jaya.
Perlu diketahui keluarga tuna netra yang kesehariannya hanya tukang pijit yang tinggal di sebuah rumah yang sudah tidak layak huni di Gampong Mulieng Kecamatan Meureudu Kabuupaten Pidie Jaya.
Razali, 42 tahun, tukang pijat tinggal bersama Istrinya bernama Nurhayati, 48 tahun, dan 4 anaknya. Anak pertama bernama Irfan Maulana, 15 tahun tamat SMP tidak melanjutkan sekolah karena tidak ada biaya dan anak kedua Amira Asyiva, 7 tahun Pelajar SD dan anak ketiga Oja Mujayani, 5 tahun. Kemudian yang terakhir Muhammad Alfatih, 6 bulan.
Keuchik Munasah Mulieng M Yusuf Usman berterimakasih kepada Pemerintah Pidie Jaya dan Dandim 0102 yang telah menyambangi warganya yang memang serba kekurangan.
“Alhamdulillah Waled dan Dandim serta kapolsek turun langsung dan melihat realita warga kami, dan kami berterimakasih banyak karena di tahun pandemi covid-19 semua anggaran dana desa kita prioritas untuk Bantuan langsung Tunai (BLT) hingga untuk pembangunan rumah warga yang tidak layak huni di tahun ini tidak ada sama sekali,” ujar Keuchik Gampong Mulieng. []










