Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Rugikan Muslim, BIN Australia Setop Gunakan Ekstremisme Islam

Admin1 by Admin1
18/03/2021
in Internasional
0
Rugikan Muslim, BIN Australia Setop Gunakan Ekstremisme Islam

Jakarta – Badan intelijen domestik Australia memutuskan berhenti menggunakan istilah “ekstremisme Islam” dan “ekstremisme sayap kanan” dalam menggambarkan kekerasan yang dimotivasi agama atau gerakan politik

Bos Australia Security and Intelligence Organisation (ASIO), Mike Burgess, menganggap “kata-kata” itu penting dan berpengaruh dalam membentuk pandangan setiap orang dalam melihat masalah. Karena itu, menurutnya, penggunaan istilah “ekstremisme Islam” selama ini merusak dan menyesatkan umat Islam.

“Beberapa kelompok Muslim-dan lain-lain-melihat istilah ini merusak dan menyesatkan Islam, dan menganggap sebutan itu menstigmatisasi mereka dan mendorong stereotip serta memicu perpecahan,” kata Burgess saat menyampaikan pidato tahunan tentang ancaman negara pada Rabu (17/3).

“Dengan cara yang sama, kami tidak menyelidiki orang karena pandangan agama mereka-sekali lagi, kekerasanlah yang relevan dengan kapasitas kami (sebagai lembaga keamanan)-tetapi itu menjadi tidak jelas ketika kami menggunakan istilah ‘ekstremisme Islam’,” ujarnya.

Burgess mengatakan apa yang selama ini kerap disebut sebagai “ekstremisme sayap kanan” terus berkembang secara signifikan di Australia selama setahun terakhir.

Dia mengatakan ASIO kini akan menggunakan istilah luas yakni “ekstremisme kekerasan yang dimotivasi oleh agama atau ideologis” dalam menggambarkan segala bentuk kekerasan yang dilakukan kelompok-kelompok tertentu.

Burgess memaparkan penyelidikan terhadap ekstremis ideologis telah terjadi di semua negara bagian dan teritori Australia. Dia mengatakan ekstremisme ideologis tersebar lebih luas di seluruh negeri, termasuk di daerah regional dan pedesaan tidak seperti bentuk ekstremisme lainnya.

“Orang-orang sering mengira kita berbicara tentang skinhead dengan tato swastika dan sepatu bot dan Romper Stomper, tetapi itu tidak lagi begitu jelas,” kata Burgess.

Dikutip Sydney Morning Herald, Burgess mengatakan label-label seperti “tidak lagi sesuai dengan tujuan” dan tidak cukup menggambarkan fenomena yang dilihat.

Dia melihat saat ini ekstremisme ideologis cenderung sering dimotivasi karena keluhan sosial dan ekonomi daripada nasionalisme.

“Sering kali mereka yang terpapar itu muda, terpelajar, pandai bicara, bahkan kelas menengah, dan ini tidak mudah diidentifikasi,” kata Burgess.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Indonesia Terpaksa Mundur dari All England 2021

Next Post

Geger, Pasien RSJ di Aceh Diduga Polisi yang ‘Hilang’ Saat Tsunami 2004

Next Post
Geger, Pasien RSJ di Aceh Diduga Polisi yang ‘Hilang’ Saat Tsunami 2004

Geger, Pasien RSJ di Aceh Diduga Polisi yang 'Hilang' Saat Tsunami 2004

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tek Nurhabibah Bahagia Rumahnya Direhab Satgas TMMD Kodim Abdya

Tek Nurhabibah Bahagia Rumahnya Direhab Satgas TMMD Kodim Abdya

23/04/2026
Imigrasi Banda Aceh Terima Kepulangan 37 WNI dari Malaysia

Imigrasi Banda Aceh Terima Kepulangan 37 WNI dari Malaysia

23/04/2026
Illiza-Afdhal Serahkan Banda Aceh Colaboration Award kepada 21 Penerima di Malam Resepsi HUT Kota

Illiza-Afdhal Serahkan Banda Aceh Colaboration Award kepada 21 Penerima di Malam Resepsi HUT Kota

23/04/2026
Bea Cukai Banda Aceh Sita Minuman Beralkohol Tanpa Cukai

Bea Cukai Banda Aceh Sita Minuman Beralkohol Tanpa Cukai

23/04/2026
Satpol PP dan WH Aceh Besar Minta Pedagang Tak Lagi Memanjangkan Kanopi

Satpol PP dan WH Aceh Besar Minta Pedagang Tak Lagi Memanjangkan Kanopi

23/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com