Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Empat Kecamatan di Aceh Besar Dikepung Banjir

Admin1 by Admin1
10/07/2021
in Nanggroe
0
Banjir Terjang 2 Desa di Aceh Tenggara

Foto Istimewa

BANDA ACEH – Banjir melanda empat kecamatan di Kabupaten Aceh Besar yang menyebabkan rumah warga terendam. Banjir diakibatkan hujan deras yang terjadi sejak pukul 02.00 WIB dini hari hingga sore 17.30 WIB, Jumat (9/7).

Kepala Badan Penanggulangan Aceh (BPBA) Ilyas menyebut, empat kecamatan di Aceh Besar yang dilanda banjir antara lain, Kecamatan Leupung, Lhoong, Peukan Bada, dan Darul Imarah. Banjir mulai menggenangi permukiman warga sejak pukul 09.00 WIB.

“BPBD Kabupaten Aceh Besar telah meninjau lokasi, melakukan pendataan rumah yang terdampak dan kerusakan yang timbul akibat banjir,” katanya.

Dia menjelaskan, ketinggian air banjir di Aceh Besar bervariasi sekitar 20 sampai 80 centimeter yang menggenangi permukiman warga.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, sebut Ilyas, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dia menambahkan, juga tidak ada warga yang mengungsi akibat banjir. “Namun aktivitas masyarakat sekitar sedikit terganggu,” ungkapnya.

Saat ini, berdasarkan laporan BPBA menyebut, banjir sudah mulai berangsur surut. Guyuran hujan juga sudah berhenti.

Ilyas mengimbau warga Aceh Besar dan sekitarnya untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca masih dalam keadaan mendung.

Sementara, di Kota Banda Aceh sejumlah ruas jalan protokol tergenang banjir. Banjir mengakibatkan aktivitas lalu lintas di ibu kota Provinsi Aceh itu terganggu.

Sumber: merdeka.com

Previous Post

MTA: Apendiks Tidak Dikenal dalam Sistem Anggaran Indonesia

Next Post

Banda Aceh dan Aceh Tengah Kembali Berstatus Zona Merah Covid-19

Next Post
Banda Aceh Kembali Sumbang 44 Orang Pasien Positif Corona

Banda Aceh dan Aceh Tengah Kembali Berstatus Zona Merah Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koalisi Sipil Kritik Larangan Penggunaan Jalan, BPJN Aceh Buka Suara

Koalisi Sipil Kritik Larangan Penggunaan Jalan, BPJN Aceh Buka Suara

24/06/2026
Ketua DPRK Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri

Ketua DPRK Dukung Penuh Aceh Singkil-Subulussalam Jadi Satu Dapil Mandiri

24/06/2026
SMAN Unggul Aceh Timur Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2026

SMAN Unggul Aceh Timur Terima Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi 2026

24/06/2026
Pemkab Aceh Jaya Kawal Penyerahan Restitusi Rp30 Juta kepada Korban Kekerasan Seksual Anak

Pemkab Aceh Jaya Kawal Penyerahan Restitusi Rp30 Juta kepada Korban Kekerasan Seksual Anak

24/06/2026
BKN Dukung Aceh Tengah Wujudkan Penataan ASN Berbasis Kinerja

BKN Dukung Aceh Tengah Wujudkan Penataan ASN Berbasis Kinerja

24/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Buka PPN Ke-14, Menteri Abdul Mu’ti Dorong Sastra Kembali Diperkuat di Sekolah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com