Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Gampong Blang Krueng Launching “Geurakan Bek Beuo“

Atjeh Watch by Atjeh Watch
17/10/2021
in Nanggroe
0
Gampong Blang Krueng Launching “Geurakan Bek Beuo“

ACEH BESAR – Keuchik Gampong Blang Krueng, H. Nasruddin bersama pembina Peers Lighter Association (PLA) Prof. Eka Srimulyani secara resmi me-launching “Geurakan Bek Beuo“ (GBB) di Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Sabtu (16/10/2021).

Peers Lighter Association (PLA) memilih Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar dipilih sebagai pilot project Geurakan Bek Beuo (GBB) tahun 2021. Program ini akan berlangsung selama 2 (dua) bulan terhitung mulai tanggal 16 Oktober sampai dengan 15 Desember 2021 mendatang.

“Gerakan Bek Beuo merupakan upaya inovatif yang dilakukan oleh mahasiswa dan para relawan yang bergabung dalam PLA dalam mengatasi berbagai persoalan dan menjadi jawaban terkait dengan dampak Pandemi COVID-19 seperti permasalahan perekonomian, pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat,”kata Prof. Eka Srimulyani dalam sambutannya disela-sela kegiatan launching Geurakan Bek Beuo (GBB) yang dipusatkan Kantor Keuchik Gampong Blang Krueng, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Sabtu (16/10/2021).

Program “Geurakan Bek Beuo“, kata Prof Eka merupakan upaya untuk mewujudkan Blang Krueng sebagai role model gampong inovasi yang memiliki mutu pendidikan tinggi dan kemandirian ekonomi.

“Kaum muda kelebihan tenaga, memiliki semangat dan atusiasme yang tinggi. Sementara orang tua memiliki pengalaman, memberi dorongan dan bimbingan serta kebijaksanaan. Namun jika energi yang dimiliki anak muda dan kebijaksanaan bertemu akan menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat. Untuk tahap awal ini sasaran kita fokus kepada pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat ,”kata Prof. Eka Srimulyani.

Sementara itu, Keuchik Gampong Blang Krueng, H. Nasruddin menyambut baik dan mengapresiasi atas penyelenggaraan gerakan ini. Untuk itu, ia mengajak tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama,para kaum ibu serta berbagai komponen masyarakat lainnya untuk sama-sama berkontribusi positif dan berkomitmen dalam mendorong pelaksanaan “Gerakan Bek Beuo“ yang di inisiasi oleh dosen dan perwakilan mahasiswa berbagai kampus di Banda Aceh dan Aceh Besar yang tergabung dalam Peers Lighter Association (PLA) tersebut.

Senada hal tersebut, Ketua Pengurus Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Aceh, Nazaruddin Musa MLIS mengatakan bahwa Program “Gerakan Bek Beuo“ merupakan awal yang baik untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan model kampung literasi untuk meningkatkan mutu pendidikan dan minat baca masyarakat desa.

“Kami dari Ikatan Pustakawan Indonesia sangat menyambut baik dan siap berkontribusi khususnya dalam pengembangan perpustakaan dan program literasi, program iqra, book talk, storytelling, public speaking dan program bahasa asing seperti Arab dan Inggris yang di inisiasi oleh Peers Lighter Association (PLA) dibawah binaan Prof. Eka Srimulyani,” kata Nazar. [*]

Previous Post

MAN Abdya Deklarasikan Madrasah Ramah Anak, Ini Tanggapan KAPHA Aceh

Next Post

Didampinggi Muhammad Farid Reza, Akmal Ibrahim Resmikan PMKS PT. Mon Jambee

Next Post
Didampinggi Muhammad Farid Reza, Akmal Ibrahim Resmikan PMKS PT. Mon Jambee

Didampinggi Muhammad Farid Reza, Akmal Ibrahim Resmikan PMKS PT. Mon Jambee

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Gampong Blang Krueng Launching “Geurakan Bek Beuo“

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com