Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Walah, Pemerintah Aceh Beli Sarung Rp1,5 Miliar di Akhir Tahun

Admin1 by Admin1
10/12/2021
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh menganggarkan Rp 1,5 miliar untuk membeli kain sarung. Anggaran untuk membeli kain sarung itu berasal dari APBD Aceh 2021.

Dilihat di situs LPSE Aceh, Jumat (10/12/2021), tender itu diberi nama pengadaan kain sarung (buffer stock) provinsi dengan kode tender 44922106. Satuan kerja terkait pengadaan ini ialah Dinas Sosial Aceh.

Tender dibuat pada 5 November 2021. Nilai pagu paket Rp 1,5 miliar dengan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) paket Rp 1,3 miliar.

Saat ini, tender masuk tahapan tender ulang. Tender ulang dilakukan karena tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran.

“Alasan diulang tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran, ditemukan kesalahan dalam dokumen pemilihan atau dokumen pemilihan tidak sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah beserta petunjuk,” tulis situs tersebut.

Juru Bicara Pemprov Aceh Muhammad MTA memberi penjelasan terkait pembelian sarung miliaran rupiah tersebut. Menurutnya, sarung itu dipakai saat penanganan bencana dan darurat.

“Itu buffer stock,” kata Muhammad saat dimintai konfirmasi.

Dia mengatakan kain sarung merupakan barang penyangga. Nantinya, sarung akan diberikan ke warga yang membutuhkan saat penanganan bencana.

“Kain sarung tentu salah satu jenis barang buffer stock. Penerimanya tentu masyarakat yang masuk dalam penanganan,” ujar Muhammad.

Sumber: detik.com

Previous Post

Pemerintah Aceh Buka Donasi untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Next Post

20 Animator Aceh Berkumpul di Akhir 2021, Ada Apa?

Next Post
Disbudpar Aceh Tunda Sejumlah Event 2020

20 Animator Aceh Berkumpul di Akhir 2021, Ada Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polres Metro Depok Ungkap Jaringan Narkoba Aceh-Malaysia, 4 Kilogram Sabu-sabu Disita

Polres Metro Depok Ungkap Jaringan Narkoba Aceh-Malaysia, 4 Kilogram Sabu-sabu Disita

02/04/2026
Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

02/04/2026
Aceh Besar Siap Jadi Role Model Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal

Aceh Besar Siap Jadi Role Model Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal

02/04/2026
Bupati Aceh Barat Serahkan SK Plt Tiga Jabatan Strategis

Bupati Aceh Barat Serahkan SK Plt Tiga Jabatan Strategis

02/04/2026
PBB Ungkap Hasil Penyelidikan Awal Penyebab 2 TNI UNIFIL Lebanon Tewas

PBB Ungkap Hasil Penyelidikan Awal Penyebab 2 TNI UNIFIL Lebanon Tewas

02/04/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

KNPI dan IMM Abdya Soroti Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh

Kapolda Aceh Diminta Tinjau Ulang Pemanggilan Jurnalis Bithe.co, FJA Abdya Ingatkan MoU Polri dengan Dewan Pers

Cak Imin Resmi Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh 2026–2031

Cak Imin Tegaskan Selalu Memperjuangkan Kepentingan Aceh di Pusat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com