Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Nova Berharap Kelangkaan Migor Teratasi Sebelum Ramadhan

Admin1 by Admin1
08/03/2022
in Ekonomi
0

BANDA ACEH – Permasalahan distribusi minyak goreng (Migor) di Aceh yang berbuntut pada terjadinya kelangkaan stok di pasar, hendaknya segera teratasi sebelum memasuki Bulan Ramadhan yang hanya menghitung hari. Dengan harapan, saat menjalani ibadah di Bulan Ramadhan, rakyat tak lagi dicekoki dengan persoalan distribusi bahan pokok khususnya Migor.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dalam bagian sambutannya sebelum membuka High Level Meeting Tim Pengelola Inflasi Daerah (TPID) se-Aceh tahun 2022, di restauran Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (8/3/2022).

Gubernur Nova mengingatkan, kelangkaan minyak goreng yang sempat terjadi pada bulan Februari lalu, hingga kini masih ada laporan dari masyarakat seputar masih terjadinya sengkarut masalah dalam distribusi migor tersebut.

Sebelumnya, untuk menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Pusat telah melakukan upaya stabilisasi harga minyak goreng dengan menerbitkan Harga Eceran Tertinggi (HET) menjadi Rp 14.000 per liter untuk kemasan premium, Rp. 13.500 per liter untuk kemasan sederhana, dan Rp. 11.500 per liter untuk kemasan curah. “Namun, hingga saat ini ada informasi bahwa masyarakat masih membeli minyak goreng dengan harga tinggi, serta masih terjadinya kelangkaan stok. Pada kondisi ini, peran TPID menjadi penting untuk mencari akar permasalahan minyak goreng. Stok minyak goreng yang saat ini belum normal, hendaknya dapat kembali normal, sebelum memasuki bulan Ramadhan. Lebih lanjut, pasar tradisional diharapkan bisa menjual minyak goreng kemasan premium dengan harga Rp. 14.000 seperti yang telah dilakukan pasar modern,” kata Nova.

Gubernur juga mengingatkan, setiap menjelang bulan Ramadhan, sejumlah bahan kebutuhan pokok berisiko mengalami kenaikan harga, yang biasanya terjadi pada komoditas pangan utama seperti bawang merah, cabai merah, daging ayam ras, dan sapi. “Harga bawang merah akan mengalami kenaikan karena produksinya terbatas, sedangkan daging mengalami kenaikan karena permintaannya yang tinggi. Kenaikan harga tersebut rata-rata mulai terjadi pada H-4 di bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Berdasarkan data historis, Inflasi selalu meningkat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Rata-rata inflasi bulan Ramadhan dan Idul Fitri berada di angka 2,63 persen (year on year) dan 0,47 persen (month to month),” imbuh Gubernur, seraya berharap stakeholders terkait melakukan upaya mitigasi untuk potensi laju inflasi itu.

Gubernur menambahkan, di tahun 2021, inflasi tercatat sebesar 2,24 persen (year on year), di saat pertumbuhan ekonomi mulai membaik setelah naiknya tingkat cakupan vaksinasi covid-19. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pemulihan ekonomi Aceh, melalui empat program prioritas yaitu pemulihan agroindustri dan pemberdayaan UMKM, peningkatan SDM yang berdaya saing, penguatan ketahanan dan kemandirian pangan, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. “Berbagai program tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat Aceh. Namun, upaya tersebut perlu diimbangi dengan pengendalian inflasi dalam rangka tetap menjaga daya beli masyarakat dan mencegah masyarakat masuk ke garis kemiskinan,” kata Gubernur.

Previous Post

Pemuda Aceh Timur Ketahuan Bawa Sabu Saat Lecehkan Perempuan di Jalan

Next Post

Luhut Disebut Sri Mulyani Sebagai Menteri Paling Tajir, Berapa Kekayaannya?

Next Post

Luhut Disebut Sri Mulyani Sebagai Menteri Paling Tajir, Berapa Kekayaannya?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026
PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Bangun Backbone Cadangan Jaringan Transmisi Aceh-Sumut

22/08/2026
Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

22/08/2026
Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Nova Berharap Kelangkaan Migor Teratasi Sebelum Ramadhan

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Nyan, 514 ASN Pidie Jaya Dipetakan, Karier Kini Diuji: Kompetensi atau Kedekatan?

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com