Jakarta -Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina mengungkapkan bahwa Rusia berhasil menggagalkan rencana untuk meracuni Presiden Vladimir Putin dan melaporkannya sebagai kecelakaan.
“Peracunan, penyakit mendadak, atau ‘kebetulan’ lainnya tidak dikecualikan,” demikian dilansir Daily Mail akhir pekan lalu.
Intelijen Ukraina menyebut aksi ini dilakukan oleh sekelompok individu ‘berpengaruh’ di Rusia.
Mereka diduga mulai berencana untuk mencopot presiden dari jabatannya dengan segala cara. Mereka bahkan telah menyiapkan pengganti Putin, Alexander Bortnikov yang kini menjabat sebagai Direktur Badan Keamanan Federal Rusia (FSB).
Kelompok ini bertujuan menyingkirkan Putin dari kekuasaan sesegera mungkin dan memulihkan hubungan ekonomi dengan Barat. Menurut laporan intelijen, kelompok ini kecewa dengan dampak perang terhadap Ukraina dan sanksi-sanksi terhadap ekonomi Rusia.
Bortnikov sebelumnya bertugas bersama Putin di KGB, tetapi baru-baru ini tidak disukai oleh Kremlin menyusul kekalahan militer Rusia di Ukraina. Mantan agen intelijen itu diperkirakan masih memiliki pengaruh besar terhadap orang dalam di Rusia.










