MEULABOH – Natonal Slum Uprgrading Program (NSUP) atau Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) mengkampanyekan Kota Meulaboh tanpa kumuh. Acara lokakarya tersebut berlansung selama dua hari, Rabu hingga Kamis di Hotel Tiara Meulaboh.
KOTAKU, selama ini aktif melakukan edukasi tentang kota bebas kumuh terutama di Kota Meulaboh. Tujuanya adalah untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya pemukiman yang layak huni.
Hal itu dikatakan Bupati Aceh Barat Ramli MS saat menyampaikan sambutanya, Rabu 18 Desember 2019.
Menurut Bupati, program ini juga membantu masyarakat miskin perkotaan agar mendapatkan manfaat dari peningkatan kualitas lingkungan yang baik.
“Tentunya dengan demikian program KOTAKU mengunakan sinergi pendekatan dengan Pemerintah dan pemangku kepentingan lainya guna mempercepat penanganan permukiman kumuh di Kota,” katanya.
Bupati Ramli menambahkan, sesuai amanat UU pasal 28 H ayat 1, setiap orang berhak untuk hidup sejahtera lahir batin bertempat tinggal yang layak dan mendapatkan lingkungan bersih dan sehat, maka berdasarkan aturan itu, Pemkab Aceh Barat terus melakukan pembenahan agar kota Meulaboh bebas kumuh sehingga masyarakat hidup sehat dan nyaman.
“Kota Meulaboh sudah menjadi metropolitanya Barsela. Jadi Kota ini harus bersih dan bebas dari kekumuhan, kalau sudah bersih kita sebagai penduduk akan nyaman hidup di kota ini,” ujar Ramli.
Selain itu, sambung Ramli, pihaknya juga akan menyediakan infrastruktur di kawasan pemukiman kumuh. Selain terus melakukan pembenahan, seperti meningkatkan partisipasi masyarakat melalui Revitalisasi melalui peran Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). []











