BANDA ACEH – Rencana pertemuan kombatan GAM bansigom Aceh pada 23 Desember 2019 di komplek Meureu, Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan. Apalagi pertemuan tersebut dipanitiai oleh dua tokoh GAM yang dinilai cukup disegani sejak Aceh masih berkonflik.
Ketua panitia pertemuan GAM bansigom Aceh adalah Teungku Zulkarnaini bin Hamzah. Sosok ini adalah Ketua KPA Pase yang juga Ketua Komite Mualimin Atjeh.
Sedangkan sekretaris panitia adalah Syech Muharram bin Idris. Sosok ini merupakan mantan panglima GAM wilayah Atjeh Rayeuk. Syech Muharram juga berstatus sebagai Sekretaris DPP PNA versi Irwandi.
“Ini komposisi yang luar biasa dalam penyatuan kembali GAM pasca damai. Kami sangat mendukungnya,” kata Teungku Rayeuk, eks kombatan GAM, kepada atjehwatch.com, Rabu 18 Desember 2019.
“Semoga silaturahmi akbar ini bisa membuka jalan bagi terwujudnya apa yang sudah dijanjikan dalam MoU Helsinki,” ujar Sulaiman, kombatan GAM di Aceh Besar lainnya.











