Aceh Selatan- Pimpinan Dayah Pesantren Iqhazul Himam yang dipimpin oleh abon Daifi waly Al Amran Waly cucu dari ulama kharismatik abuya Syaihk Muda Waly Alqalidi lakukan penghijauan dikingkungan pesantren bentuk rasa peduli terhadap perubahan iklim,alam dan lingkungan.

Islam merupakan salah satu agama yang cinta dan peduli terhadap alam ini salah satunya anjuran Rasulullah dengan menanam pohon sebanyak-banyaknya hingga hari kiamat.
Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Jamaah sekaligus pengurus yayasan pondok pesantren Iqhazul Himam bersama para dewan guru dan jamaah MPTT kecamatan sawang lakukan penghijauan dilingkungan pesantren yang terletak di gampong kuta baro,kecamtan sawang,kabupaten aceh selatan.

Dengan melakukan kegiatan penanaman pohon berbuah di kawasan area pesantren yang luasnya satu hektar lebih kurang,ini semata agar lokasi pesantren menjadi sejuk,adem dan teduh, Jenis pohon yang ditanam terdiri pohon pokat dari berbagai wilayah di aceh,mangga berbagai jenis dan durian bermacam varian.

“Dari Anas bin Malik ra. berkata: Rasulullah saw bersabda: Tak seorang. pun Muslim yang menanam pohon atau menabur benih tanaman, lalu (setelah ia tumbuh) dimakan oleh burung, manusia, atau hewan lainnya, kecuali akan menjadi sedekah baginya” (HR. Al-Bukhari).
Kegiatan ini dipimpin oleh ketua yayasan Tgk Tarmizi Ramli dan Tgk Adi Zulmawar beserta para dewan guru juga para jamaah MPTT yang ada dikecamatan sawang.

Tanaman yang ditanam hari ini adalah tanaman pokat dan ditanam langsung oleh Tgk Adi Zulmawar dan Tgk Tarmizi Ramli beserta dewan guru.
Menurut TGk Adi zulmawar,penanaman pohon berbuah manis ini adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan agar tercipta udara yang bersih,selain tanaman ini jika sudah besar dan berbuah bisa dimanfaatkan oleh para guru dan santri sekaligus menjadi sedekah oksigen kepada seluruh ummat disekitarnya,menjaga kestabilan ekosistem juga bisa bermanfaat bagi sekalian alam dan makluk.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa menanam pohon banyak sekali manfaatnya untuk kebutuhan hidup manusia. Bayangkan, menanam satu pohon saja dapat menyediakan oksigen untuk beberapa orang, semakin banyak pohon yang ditanam, semakin banyak pula oksigen yang dihasilkan. Menanam pohon berarti menanam kebaikan,”Ucapnya.
Sebagai ketua Yayasan,Tgk Tarmizi Ramli berharap bahwa semua pengurus dan para santri dapat menjaga,menyiram tanaman yang sudah ditanam, Abon Daifi Waly Al Amran Waly melalui Tgk Tarmizi sangat berterimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penghijauan di lingkungan pesantren,semoga amalan para jamaah yang terlibat diberikan fahala yang setimpal oleh Allah subhanawata,ala sebagai ladang amal ibadah,”tutup nya.










