BLANGPIDIE — Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr. Safaruddin, S. Sos MSP resmi membuka semi open Turnamen Pemuda Cup I Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie, kabupaten setempat, Kamis (23/04/2026).
Turnamen yang diinisiasi oleh pemuda Lhung Tarok tersebut memperebutkan total hadiah senilai Rp35 juta beserta trofi untuk juara I, II, dan III. Selain itu, panitia juga memberikan penghargaan kepada pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak atau top skor.
Bupati Safaruddin mengingatkan kepada seluruh pemain senantiasa menjunjung tinggi sportivitas. Ia juga menekankan agar penyelenggaraan turnamen berjalan aman, tertib tanpa adanya kericuhan.
“Sepak bola itu olahraga anak laki-laki yang identik dengan fisik dan mentalitas. Emosi yang tidak terkendali saat berkompetisi memang mungkin terjadi. Namun, dalam dunia olahraga kompetitif yang terus berkembang, hal tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk menimbulkan rasa dendam dan saling menyakiti,” jelasnya.
Safaruddin berharap turnamen pemuda cup I Lhung Tarok dapat menciptakan kompetisi olahraga yang sehat. Meski berbeda seragam dan kesebelasan, seluruh pemain hendaknya memiliki semangat yang sama untuk memenangkan setiap pertandingan.
“Oleh karena itu, pesan saya untuk pemain, bermainlah dengan niat untuk menang, jangan pernah ada niat yang tidak baik dalam bermain, karena kemenangan itu diraih lewat strategi dan pola main yang bagus, bukan dengan permainan yang tidak sportif,” ujarnya.
Kemudian, kata Safaruddin, pemain pasti paham bahwa dalam sepak bola ada hukum alam. Jika seorang pemain berniat jahat terhadap lawan pasti akan berbalik pada dirinya dan hal alami itu seringkali terjadi dalam dunia sepak bola.
“Saya juga mantan pemain bola, jadi kalau kita bermain dengan niat yang tidak baik maka itu akan kembali kepada kita, maka bermainlah dengan penuh kompetisi, namun tetap sportif tanpa ada yang dirugikan antara kedua kesebelasan,” kata Safaruddin.
Safaruddin juga berharap selama terselenggaranya turnamen tersebut mampu mendongkrak ekonomi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). “Ini patut kita syukuri, karena dengan adanya turnamen ini penjualan para pelaku UMKM bisa semakin meningkat,” pungkasnya.










