Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Rasa Haru Warnai Malam Renungan Tsunami

Admin1 by Admin1
28/12/2019
in Nanggroe
0
Rasa Haru Warnai Malam Renungan Tsunami

Banda Aceh- Ratusan peserta yang mengikuti malam renungan 15 tahun Tsunami Aceh tampak diselimuti kesedihan mendalam. Mereka terharu dan larut dalam lantunan puisi dan cerita dari korban gelombang tsunami 2004 silam itu.

Adalah Delisa, salah satu korban yang menceritakan kisahnya saat dilanda tsunami. Ia harus kehilangan kedua orang tua dan saudara kandungnya di usia 7 tahun. Bahkan, gadis asal Ulee Lheu Banda Aceh itu juga kehilangan salah satu kakinya. Sejumlah peserta renungan tampak menitikkan air mata dan sebagian menahan tangis mendengarkan kisah itu.

Malam renungan 15 tahun tsunami Aceh yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh itu dipusatkan di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Kamis, (26/12) malam.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Teuku Ahmad Dadek, juga ikut menceritakan kisahnya saat dilanda tsunami. Ia mengatakan, bahwa dirinya merupakan salah satu korban tsunami yang terjadi 15 tahun silam itu. Saat itu, kata dia, ia masih bertugas di Meulaboh sebagai camat.

“Saya kehilangan ibu, mertua, sepupu, ponakan, sampai saat ini kami tak pernah menemukan mereka,” kata Dadek.

Namun demikian, kata Dadek, ia tidak mau berlarut dalam kesedihan. Sebagai Camat, waktu itu ia tidak mau berdiam diri. Dadek juga ikut terlibat dalam rehab dan rekonstruksi di Meulaboh melalui kerjasama dengan pihak NGO.

Dadek mengatakan, dalam setiap rapat bersama NGO, ia selalu menyampaikan kebutuhan para korban dan masyarakat. Atas perannya itu, Dadek pun diundang ke Jepang dan Amerika untuk mempresentasikan proses rehab dan rekonstruksi pasca tsunami di Aceh.

“Dari situ kita belajar, tidak hanya kesusahan yang kita rasakan dari bencana, tapi ada juga keberkatan ,” ujar Dadek.

Dadek mengaku, kini dirinya telah melahirkan sepuluh buah buku dari pengalamannya sebagai korban tsunami. Pengalamannya itu dituangkan dalam bentuk laporan ataupun cerpen dan puisi.

Dadek berharap, 15 tahun usia tsunami Aceh dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus bangkit dan ikut membangun Aceh. Aceh, kata dia, harus mampu menjadi destinasi wisata halal dunia.

Ikut hadir pada malam renungan itu, Kepala Bank Indonesia Aceh Zainal Arifin Lubis, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, Kepala Bappeda Aceh Helvizar Ibrahim, Kepala Biro Humas dan Protokol Muhammad Iswanto dan Juru Bicara Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani. []

Previous Post

Jubir Pemerintah Aceh Terima Demo Mahasiswa Subulussalam

Next Post

Seperti Indonesia, Malaysia Tak Intervensi China soal Muslim Uighur

Next Post
Seperti Indonesia, Malaysia Tak Intervensi China soal Muslim Uighur

Seperti Indonesia, Malaysia Tak Intervensi China soal Muslim Uighur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

18/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026
Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

18/06/2026
Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026
Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

18/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

Rasa Haru Warnai Malam Renungan Tsunami

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com