Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Komisi X DPR RI dan Perpusnas RI Tampung dan Tindaklanjuti Aspirasi dari Aceh            

Admin1 by Admin1
18/12/2022
in Nanggroe
0
Komisi X DPR RI dan Perpusnas RI Tampung dan Tindaklanjuti Aspirasi dari Aceh            

BANDA ACEH – Komisi X DPR RI dipimpin oleh wakil ketua komisi,  Dr. Ir. Hetifah, MPP bersama dengan mitra kerjanya Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas RI) menampung aspirasi pemustaka Aceh saat kunjungan kerja masa reses persidangan II Tahun Sidang 2022-2023 ke Pemerintah Provinsi Aceh yang ditempatkan di Kantor Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Aceh di Kawasan Lamnyong Banda Aceh, Sabtu 16 Desember 2022.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Edy Yandra memandu rombongan lakukan library tour berkeliling melihat fasilitas Gedung Layanan Perpustakaan yang baru selesai pembangunan dan sudah difungsikan awal tahun 2022 ini.

 Turut mendampingi juga mitra kerja dari Perpustakaan Nasional RI, yaitu Kepala Pusat Data dan Informasi (Ka. Pusdatin), Bapak Dr. Taufiq A. Gani, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakan Sekolah/Madrasah dan Perguruan Tinggi, Bapak  Drs. Nurcahyono, SS., M.Si dan Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi Perpustakaan ibu Emyati Tangkelembang, S.Sos.

Dalam library tour anggota dewan berkesempatan menggali aspirasi para Pemustaka (pengunjung perpustakaan) dengan cara berdialog. Hetifah, politisi Partai  Golkar dari DAPIL Kalimantan Timur yang memimpin penyampaian pandangan anggota komisi mengatakan bahwa walaupun belum seratus persen selesai, namun fasilitas Gedung Perpustakaan Aceh sudah sangat bagus.

“Apresiasi kepada Pemerintah Aceh yang sudah menyediakan fasilitas gedung seperti, diharapkan aspirasi dan kepuasaan pemustaka harus tetap dipantau dan dipenuhi. Hasil dialog para anggota komisi tadi ditemukan bahwa para pemustaka merasa puas terhadap ketersediaan koleksi buku yang bersifat umum, ada harapan dari mereka supaya Perpustakaan Aceh segera melengkapi kekurangan koleksi yang bersifat khusus, spesifik, lebih mendalam dan teknis untuk  keperluan penelitian, skripsi dan thesis,” kata Hetifah mewakili para anggota komisi.

Selanjutnya dia mengharapkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh bersama Perpustakaan Nasional RI memenuhi harapan para pemustaka yang lebih spesif tersebut.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Edy Yandra mengakui akan kelemahan tersebut karena selama ini masih fokus pada penyelesaian interior/eksterior  gedung  dan akan mencoba berjejaring dengan perguruan tinggi lain dan memohon pemerintah pusat melalui Perpustakaan Nasional dapan membantu penyediaan koleksi buku dimaksud.

Tanggapan pertama dari pihak Perpusnas RI yang diwakili oleh Ka Pusdatin, Taufiq A Gani menjelaskan keberadaan Indonesia One Search (IOS) yang dapat membantu permasalahan tersebut.

“Indonesia One Search (IOS) adalah sebuah union katalog yang memudahkan pemustaka seluruh Indonesia untuk melakukan penelusuran koleksi dari semua jenis perpustakaan termasuk dari perguruan tinggi dalam sebuah portal pencarian (one stop searching). Dalam IOS ini sudah dihimpun metadata dan link bahan digital Jurnal Akses Terbuka dari berbagai perguruan tinggi dan pusat penelitian di Indonesia. Mungkin permasalahan di advokasi dan sosialisasi yang masih  kurang. Perpusnas melalui Pusdatin sudah menetapkan Aceh menjadi salah satu lokus pelaksanaan Advokasi dan Sosialisasi IOS di tahun 2023 sebentar lagi ini,” demikian solusi yang diberikan oleh Taufiq A Gani.

Nurcahyono yang bertanggung jawab terhadap pembinaan perpustakaan perguruan tinggi menjelaskan bahwa Perpusnas telah menyelenggarakan bimbingan teknis bagi pustakawan perguruan tinggi se Aceh pada Oktober 2023 yang lalu, assessment terhadap 4 kandidat perpustakaan perguruan tinggi di Aceh yang akan mendapat bantuan sedang dilakukan.

Emyati sebagai Direktur Deposit dan Pengembangan Koleksi menjelaskan bahwa pihaknya menerima penyerahan koleksi secara fisik maupun interoperabilitas secara online dengan pihak Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Perpusnas RI sudah mengimplementasi Undang-undang No 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, berupa penyerahan koleksi sebagai deposit.  Kami sudah bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk penyerahan secara fisik atau interoperabilitas online. Kami akan bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan di Aceh untuk lebih mensosialisasikan pemanfaatan dari koleksi yang kami miliki,” kata Emyati menjelaskan solusinya.

Dalam pernyataan penutupannya, Hetifah menyatakan kunjungan kerja Komisi X kali ini sangat bermanfaat, selanjutnya aspirasi dan solusi yang terungkap pada sesi ini akan terus dipantau dan diawasi sesuai tugas dan fungsi Komisi X DPR RI.

Previous Post

Suzuya Simpang Lima Diminta Pasarkan Produk UMKM Lokal

Next Post

Banda Aceh dan Aceh Besar Bersaing Ketat Diposisi Dua PORA XIV 2022

Next Post
Banda Aceh dan Aceh Besar Bersaing Ketat Diposisi Dua PORA XIV 2022

Banda Aceh dan Aceh Besar Bersaing Ketat Diposisi Dua PORA XIV 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

Baitul Mal Abdya Verifikasi Puluhan Rumah Warga Tak Layak Huni

21/04/2026
Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

Kak Nana Kunjungi SPS Cahaya Hatee dan Ayeum Mata, Bunda PAUD Abdya

21/04/2026
Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

Pelaku Karhutla Bisa di Pidana, Polres Abdya Ingatkan Masyarakat Tentang Bahayanya

21/04/2026
Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

Polres Pidie Jaya Gencarkan Edukasi Karhutla, Satreskrim–DLHK Aceh Pasang Spanduk Imbauan Humanis

21/04/2026
Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

Siswa SMAN 1 Pulau Banyak Barat Ikuti Cerdas Cermat OESN

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Komisi X DPR RI dan Perpusnas RI Tampung dan Tindaklanjuti Aspirasi dari Aceh            

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com