BANDA ACEH – Dai kondang internasional, Ustadz Abdul Somad (UAS) bakal kembali berkunjung ke Aceh di momen peringatan tsunami. Kedatangan UAS ke Serambi Mekkah dimulai dari 24 hingga 27 Desember 2022 mendatang.
Salah satu agendanya adalah Masjid Baitussalam, Dusun Manggis, Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, kabupaten Aceh Barat.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator UAS untuk Aceh, Ustadz Nazaruddin Yahya Lc, Kamis 23 Desember 2022.
“Jadi beliau tiba di Banda Aceh pada 24 Desember. Hari Sabtu. Kemudian Sabtu malam, UAS juga bakal mengisi ceramah di Masjid Keuchiek Leumiek, Kota Banda Aceh,” kata Ustadz Nazar.
Agenda selanjutnya, kata Ustadz Nazar, Minggu subuh 25 Desember 2022, juga akan memberi ceramah singkat di Masjid Baiturrahim Ulee Lhee, Kota Banda Aceh.
“Kemudian meneruskan perjalanan ke barat selatan Aceh. Ada beberapa dayah akan disinggahi seperti di Lamno dan titik akhirnya di kabupaten Aceh Barat,” ujarnya lagi.
Beberapa dayah yang direncanakan untuk singgah seperti Dayah BUDI Lamno dan Dayah Al-Inabah Meulaboh.
“Tapi ini jadwal tentatif. Ada kemungkinan perubahan jika ada kendala atau halangan di lapangan. Oleh karena itu kami berharap semua pihak di lapangan untuk sama sama menjaga agar setiap titik acara yang dikunjungi dapat berlangsung sukses dan tertib,” ujar Ustadz Nazar.
Begitu tiba di kabupaten Aceh Barat, kata Ustadz Nazar, lokasi pertama yang dikunjungi adalah Gampong Maggie di Kecamatan Panton Reu.
“Acara di sana, dijadwalkan berlangsung malam. Minggu malam. UAS akan memberikan ceramah.”
Sedangkan untuk jadwal puncak, kata Ustadz Nazar, UAS rencananya akan menghadiri peringatan tsunami di Masjid Baitussalam, Dusun Manggis, Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, kabupaten Aceh Barat.
“Sebenarnya ada banyak tempat yang masyarakatnya sangat berharap UAS bisa datang. Namun mengingat jarak dan waktu, kita coba mengatur se-efektif mungkin. Jadi jika ada permintaan yang belum terpenuhi, kami memohon ribuan maaf,” ujar Ustadz Nazar lagi.
“Permintaan kehadiran UAS itu mencapai puluhan. Jadi tak mungkin terpenuhi semua,” katanya lagi.
Ustadz Nazar juga berharap masyarakat Aceh yang mungkin hadir ke lokasi tabligh akbar UAS untuk tetap menjaga protocol kesehatan serta aturan yang diarahkan oleh panitia dan pihak keamanan setempat.
“Mohon sama-sama dijaga. Sehingga tiap lokasi yang dijadwalkan, bisa berlangsung dengan tertib, aman dan mengedepankan protocol kesehatan. Kita perlihatkan bahwa masyarakat Aceh adalah masyarakat yang cinta ulama dan bersyariat Islam,” ujar Ustadz Nazar.
“Jangan sampai nanti kesalahan kecil dapat menganggu hal-hal lainnya. Ini harapan saya. Semoga Allah Swt memudahkan segala urusan kita dan dijauhkan dari hal-hal yang buruk,” kata Ustadz Nazar lagi.










