Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Banjir dan Badai Acak-acak California AS, 16 Orang Tewas

Atjeh Watch by Atjeh Watch
11/01/2023
in Internasional
0

Jakarta – Setidaknya 16 orang meninggal dunia akibat banjir dan badai yang menerjang California, Amerika Serikat, dalam beberapa hari terakhir.

Gubernur California, Gavin Newsom, mengonfirmasi jumlah korban tersebut pada Selasa (10/1). Menurutnya, badai dan banjir ini “merenggut korban lebih banyak dari kebakaran selama dua tahun belakangan.”

Beberapa kematian itu dilaporkan di sejumlah media lokal. Los Angeles Times melaporkan bahwa dua pengendara motor tewas dalam tabrakan di Bakersfield. Kecelakaan itu terjadi karena satu pohon roboh akibat badai.

Selain itu, beberapa media lokal juga memberitakan bahwa pihak berwenang menghentikan pencarian seorang anak berusia lima tahun karena aliran air begitu deras dan berbahaya bagi para penyelam penyelamat.

Fox News melaporkan bocah itu berhasil kabur ketika ia dan ibunya terjebak di dalam mobil yang terkepung banjir. Ibunya sendiri saat ini sudah diselamatkan.

Sementara tim penyelamat berjibaku mencari korban, para warga masih harus menghadapi terpaan badai dan hujan lebat yang memicu banjir di berbagai titik di California.

Akibat badai dan banjir ini, aliran listrik ke 160 ribu rumah di California terputus. Sejumlah tempat bisnis di California pun terpaksa beroperasi tanpa listrik pada Selasa (10/1).

Di tengah kekacauan ini, badai diperkirakan masih akan menerjang sejumlah kawasan utara California dengan curah hujan mencapai 18 cm.

Layanan Cuaca Nasional AS (National Weather Service/NWS) menggambarkan badai ini sebagai “penyiksaan tiada henti terhadap sungai.”

Di daerah tempat rumah Pangeran Harry dan Meghan Markle berdiri, Montecito, hujan lebat juga masih terus mengguyur, memicu ancaman longsor. Pemerintah setempat lantas memerintahkan evakuasi warga.

“Karena pegunungan ada di sini, ketika hujan deras, alirannya sangat kencang. Situasi jadi berbahaya dalam waktu cepat,” ucap seorang warga Montecito, Daniel DeMuyer, kepada AFP.

“Inilah harga yang harus dibayar untuk tinggal di tempat yang sangat indah. Ketika hujan seperti ini, banyak kehancuran.”

Meski tinggal di kawasan dengan pemandangan indah, warga di Montecito memang hidup dalam bayang-bayang bencana alam mematikan.

Pada Januari 2018 lalu, hujan lebat menyebabkan longsor sehingga lumpur dan batu berjatuhan ke kota itu, menewaskan 23 orang. Para warga kini takut malapetaka itu terulang.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Jokowi Akui 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat, dari 1965 hingga Aceh

Next Post

Wali Kota Ukraina: 1.000 Tentara Rusia Tewas per Pekan di Zaporizhzhia

Next Post

Wali Kota Ukraina: 1.000 Tentara Rusia Tewas per Pekan di Zaporizhzhia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi SPPD Tiga Tahun Penjara

JPU Tuntut Dua Terdakwa Korupsi SPPD Tiga Tahun Penjara

22/04/2026
Tenaga Kesehatan di Aceh Mulai Diimunisasi Campak-Rubella

Tenaga Kesehatan di Aceh Mulai Diimunisasi Campak-Rubella

22/04/2026
Bupati Al- Farlaky Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

Bupati Al- Farlaky Dorong OPD Percepat Serapan dan Genjot PAD

22/04/2026
Tingkatkan Layanan untuk Warga Kota, Komisi IV DPRK Banda Aceh Dorong Revitalisasi dan Penataan Ulang IGD

Tingkatkan Layanan untuk Warga Kota, Komisi IV DPRK Banda Aceh Dorong Revitalisasi dan Penataan Ulang IGD

22/04/2026
Aher Dukung Dana Otsus Aceh dan Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola

Aher Dukung Dana Otsus Aceh dan Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola

22/04/2026

Terpopuler

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

19/04/2026

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

Banjir dan Badai Acak-acak California AS, 16 Orang Tewas

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Ketua DPRK Dukung Forkom KDMP Banda Aceh Jadi Motor Penggerak Kemandirian Gampong

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com