Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Pembangunan Akses Makam Teuku Umar di Aceh Habiskan Rp3 Miliar 

Atjeh Watch by Atjeh Watch
13/02/2023
in Pariwisata
0

BANDA ACEH – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh, Almuniza Kamal menuturkan, pembangunan akses menuju makam pahlawan nasional Teuku Umar telah menghabiskan anggaran Rp3 miliar lebih.

Hal tersebut dia ungkapkan saat berziarah sekaligus upacara memperingati syahidnya Teuku Umar ke-124 di Desa Mugo, Kabupaten Panton Reu, Aceh Barat, Sabtu (11/2).

Usai mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Aceh Barat itu, Almuniza mengajak masyarakat khususnya di Aceh Barat, untuk merawat makam pahlawan nasional tersebut.

“Pemerintah provinsi tahun 2021 sudah menggelontorkan dana sekitar Rp3 miliar untuk membangun (merevitalisasi) akses ke sini (objek wisata sejarah makam Teuku Umar). Saya harap para budayawan, pegiat wisata dan sejarah, serta masyarakat di Aceh Barat terus menjaga kelestariannya,” ujarnya.

Almuniza menyebut, berdasarkan catatan Disbudpar Aceh tahun 2022, di Kabupaten Aceh Barat ada 26 cagar budaya dan total objek wisata sebanyak 35 spot.

Oleh karena itu, Almuniza menilai kota kelahiran Teuku Umar itu memiliki banyak potensi untuk menarik minat kunjungan wisatawan. Apalagi, pada tahun 2021 Pemerintah Aceh telah menggelontorkan dana sekitar Rp3,5 miliar untuk revitalisasi objek wisata religi dan bersejarah tersebut.

“Banyak potensi yang bisa digarap di sini. Teman-teman bisa membuat atraksi (budaya dan pariwisata), salah satunya kegiatan seperti ini, haul, bisa dimaksimalkan agar wisatawan datang. Ayo berwisata di salah satu cagar budaya unggulan di Aceh Barat ini,” ucapnya.

Teuku Umar adalah salah satu pahlawan nasional dan terkenal dengan strategi gerilyanya melawan penjajahan Belanda. Status Teuku Umar sebagai seorang pahlawan nasional dikukuhkan dalam SK Presiden No. 087/TK/1973 tanggal 6 November 1973.

Ketika perang Aceh meletus pada tahun 1873, kala itu Teuku Umar yang masih berumur 19 tahun sudah berjuang di medan perang bersama pejuang-pejuang lainnya. Pada tahun 1983, Teuku Umar memutuskan melakukan taktik berpura-pura bekerja sama dengan Belanda dan memperoleh kepercayaan.

Semua itu dilakukannya demi menghimpun senjata dan informasi mengenai Belanda. Setelah itu, Teuku Umar kembali ke sisi rakyat Aceh dan memimpin perang mengusir penjajah.

Belanda yang merasa dikhianati oleh Teuku Umar langsung menargetkannya sebagai buronan utama. Tentara Belanda menangkap Teuku Umar.

Mereka melakukan serangan mendadak ke daerah Meulaboh membuat pasukan Teuku Umar terkepung. Pada 11 Februari 1899 di medan pertempuran itu, Teuku Umar gugur tertembak.

Sumber: merdeka.com

Previous Post

PPP Terang-terangan Ajak Sandiaga Uno Bergabung untuk Diusung sebagai Capres

Next Post

Penyebab Tingginya Angka Pernikahan Dini di Aceh Dinilai Karena Kurangnya Pengasuhan

Next Post
Kemenag Aceh Wacanakan Surat Bebas Narkoba untuk Syarat Nikah

Penyebab Tingginya Angka Pernikahan Dini di Aceh Dinilai Karena Kurangnya Pengasuhan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026
PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

PN Banda Aceh Vonis Eks Kepala Desa 3,5 Tahun Penjara di Kasus Dana Desa

04/04/2026
BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

BPBD Simeulue Kerahkan Bantu Warga Terdampak Banjir

04/04/2026
Nyan, Teungku Habibi dan Zahara Dapat Beasiswa dari Pemkab Aceh Barat

Nyan, Teungku Habibi dan Zahara Dapat Beasiswa dari Pemkab Aceh Barat

04/04/2026
Tu Bulqaini: Meski Gabung ke PKB, H. Sibral Malasyi Tetap sebagai Ketua PAS Aceh Pidie Jaya

Tu Bulqaini: Meski Gabung ke PKB, H. Sibral Malasyi Tetap sebagai Ketua PAS Aceh Pidie Jaya

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

YARA Pertanyakan Peran Polres Lhokseumawe dalam Pembongkaran Keramba Waduk Pusong: Dugaan Intimidasi Menguat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com