Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aceh Gelar Festival Kuliner dan Tingkatkan Layanan Homestay

Atjeh Watch by Atjeh Watch
05/03/2023
in Nanggroe
0
Kadisbudpar Aceh Harap Sanggar Cut Nyak Dhien Terus Lestarikan Seni dan Budaya

BANDA ACEH – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menyiapkan sejumlah kegiatan untuk mencapai target kunjungan 2,5 juta wisatawan baik domestik maupun mancanegara pada 2023. Salah satunya adalah Festival Kuliner Aceh (ACF) yang rencananya digelar pada Juli 2023. Kemudian meningkatkan layanan homestay agar wisatawan nyaman selama liburan di Aceh.

“ACF merupakan salah satu atraksi yang terangkum dalam Khazanah Piasan Nanggroe (KPN) 2023 yang peluncurannya telah dilakukan beberapa waktu lalu di Jakarta,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Almuniza Kamal di Banda Aceh seperti dilansir dari ANTARA, Minggu (5/3/2023).

Festival Kuliner Aceh merupakan agenda tahunan yang telah dinobatkan sebagai TOP 10 ajang nasional selama 2 tahun berturut-turut.

Festival ini mampu memikat pengunjung sekitar 100 ribu lebih, dengan potensi transaksi ekonomi mencapai Rp7 miliar hingga Rp10 miliar.

“ACF salah satu program unggulan Disbudpar Aceh yang kita kawal perkembangannya sejak awal, berkolaborasi dengan pihak swasta akan semakin menguatkan ACF,” ujar Almuniza.

Almuniza optimis lewat atraksi budaya yang digelar sepanjang 2023 akan mampu menarik wisatawan dalam dan luar negeri berkunjung ke Aceh.

Disbudpar Aceh juga terus meningkatkan sumber daya manusia yang mengelola penginapan terutama berbentuk rumah tinggal (homestay) di daerah destinasi wisata termasuk Pulo Aceh dalam upaya memajukan pariwisata.

“Ketersediaan tempat tinggal atau penginapan menjadi hal utama bagi setiap pelancong yang akan berwisata ke setiap kawasan dan terkait layanan dan pengelolaan juga menjadi perhatian kita dalam mendukung peningkatan kunjungan wisatawan,” kata Almuniza.

Ia menjelaskan penginapan yang tersedia di setiap kawasan wisata tersebut harus standar serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada setiap tamu. Itulah mengapa pengelola homestay perlu ditingkatkan pelayanan serta sarana dan prasarana.

Almuniza mengatakan dalam setiap tahun pihaknya ikut mengalokasikan anggaran untuk melatih para pengelola rumah tinggal yang tak lain adalah untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan yang berkunjung dan menggunakan homestay di daerah destinasi wisata.

Pihaknya juga terus meningkatkan kesadaran masyarakat agar pariwisata dapat terus berkembang karena kemajuan sektor pariwisata akan memberikan dampak pada semua sektor ekonomi.

Ia juga menambahkan bagi para pelancong yang akan berlibur ke Pulo Aceh juga tidak perlu khawatir karena di sana juga telah tersedia penginapan yang nyaman untuk ditempati saat berlibur ke daerah itu.

Ia menyebutkan total hotel bintang dan non bintang di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu sebanyak 619 hotel denga kamar 10.549 kamar.

Sumber: okezone.com

Tags: Disbudpar Acehpariwisata aceh
Previous Post

Atlet Taekwondo Junior-Senior dari Aceh Besar dan Aceh Jaya Berlaga di MIN 5 Banda Aceh

Next Post

Banda Aceh Ikrarkan Pemilu 2024 yang Bermartabat dari Arena Car Free Day

Next Post
Banda Aceh Ikrarkan Pemilu 2024 yang Bermartabat dari Arena Car Free Day

Banda Aceh Ikrarkan Pemilu 2024 yang Bermartabat dari Arena Car Free Day

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

Nyan, Petani Sawit Aceh Masih Berjuang Pulihkan Kebun

21/04/2026
Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

Al- Farlaky Kukuhkan Pengurus DPC APDESI Aceh Timur 2026-2031

21/04/2026
Tito Saksikan Penyerahan Bantuan Keuangan Daerah untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

Tito Saksikan Penyerahan Bantuan Keuangan Daerah untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

21/04/2026
Al – Farlaky Evaluasi Huntara Bersama Vendor dan BNPB

Al – Farlaky Evaluasi Huntara Bersama Vendor dan BNPB

21/04/2026
Hari Kurniawan Jabat Kepala Rutan Banda Aceh

Hari Kurniawan Jabat Kepala Rutan Banda Aceh

21/04/2026

Terpopuler

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

Obat Kosong hingga Mogok Dokter di RSUD Aceh Besar, Zulfikar DPRK: Ini Seperti Tentara Disuruh Berperang tanpa Senjata

20/04/2026

BGN Perkuat SPPG Pidie: Profesionalitas Dijaga, Hoaks Dilawan, UMKM Didorong

Aceh Gelar Festival Kuliner dan Tingkatkan Layanan Homestay

Apel Senin di Disdikbud, Plt Sekda Abdya Minta Tempat Meusuraya Lemang Dibersihkan

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com