Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Respon Sikap Ketus Mahfud MD, GAM Diminta Bersikap Tegas

redaksi by redaksi
21/01/2020
in Lintas Barat Selatan
0

SINGKIL – Sikap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI, Mahfud MD, yang ketus saat ditanya soal bendera Aceh dinilai sangat menyakitkan hati masyarakat Aceh. Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap perjanjian atau MoU di Helsinki antara GAM dengan RI.

Video pernyataan ketus Mahfud MD saat diwawancarai oleh wartawan terkait responnya atas pertemuan mantan panglima GAM dengan pengamat intelijen Suhendra, menjadi viral di Aceh selama seminggu terakhir.

“Kita sangat kecewa terhadap sikap Mahfud MD. Ini menandakan bahwa RI tak ada niat untuk menyelesaikan butir butir MoU Helsinki yang telah disepakati bersama antara RI dan GAM di Helsinki, 2005 lalu,” kata Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Singkil, Sarbaini atau akrab disapa Teungku Agam Kuala, kepada atjehwatch.com, Rabu pagi 22 Januari 2020.

“GAM secara kelembagaan harus mempertanyakan respon Mahfud MD ini. Karena sosok itu adalah Menkopolhukam. Kita berharap persoalan butir butir MoU Helsinki bisa selesai pada masa sekarang, tapi respon Menkopolhukam soal bendera, justru ketus,” ujar Sarbaini lagi.

Sarbaini berharap seluruh jajaran KPA selaku organisasi mantan kombatan GAM, terutama pimpinan pusat, untuk memberi respon atas sikap yang ditunjukan oleh Mahfud MD terkait kewenangan Aceh tersebut.

“Sikap ketus Mahfud MD jelas menunjukan bahwa RI sepertinya sedang memainkan politik talir ulur dengan rakyat Aceh soal bendera dan kewenangan Aceh lainnya di bidang politik. Maka rakyat Aceh juga harus memiliki sikap segera,” ujar dia.

“Hana mungken tapreh boh ara anyot (tidak mungkin menunggu buah ara hanyut),’ kata Sarbaini.

Sarbaini berharap DPR Aceh untuk segera mengambil sikap serta memperjelas status kewenangan Aceh dengan pemerintah Indonesia.

“DPR Aceh harus mempertegas hal ini dengan RI. Kalau RI masih komit soal MoU Helsinki, maka beri batas waktu untuk segera merealisasi. Kalau tidak ada berarti mereka berbohong selama ini, maka kami juga akan bersikap,” kata Sarbaini. []

Tags: bendera acehgammahfud mdmou helsinkirisarbaini
Previous Post

Megawati Sindir Putra Jokowi Soal ‘Pintu Belakang’ Pilkada Solo

Next Post

Jasa Minta DPR Aceh Segera Panggil Eksekutif Soal APBA 2020

Next Post

Jasa Minta DPR Aceh Segera Panggil Eksekutif Soal APBA 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sekda M Nasir Ditetapkan Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Sekda M Nasir Ditetapkan Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

23/06/2026
Malam Ini, Ada Festival Meurukôn Aceh di Taman Budaya

Malam Ini, Ada Festival Meurukôn Aceh di Taman Budaya

23/06/2026
DPRA Usul Pemerintah Abadikan Dana Program Jaminan Kesehatan Aceh

DPRA Usul Pemerintah Abadikan Dana Program Jaminan Kesehatan Aceh

23/06/2026
Pemkab Aceh Besar Terima Penghargaan PPN XIV Aceh–Indonesia 2026 di Istana Wali Nanggroe

Pemkab Aceh Besar Terima Penghargaan PPN XIV Aceh–Indonesia 2026 di Istana Wali Nanggroe

23/06/2026
Syech Muharram Siapkan Pasar Rakyat dan Solusi Irigasi di Neuheun

Syech Muharram Siapkan Pasar Rakyat dan Solusi Irigasi di Neuheun

23/06/2026

Terpopuler

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

5.535 KK Terdampak Bencana di Pidie Jaya Mulai Terima Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi

Gelar Raker Tahunan, Al Zahrah Komit Wujudkan Pendidikan Berkualitas

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com